Manchester City Akhirnya Gaet Si Mini Messi yang Nyaris Tinggalkan Sepak Bola, Siapa Dia?

Gilabola.com – Manchester City baru saja amankan bintang asal Argentina yang dijuluki ‘Si Mini Messi’, Dario Sarmiento, dari Estudiantes. Siapa sebenarnya pemain muda tersebut?

City dapatkan pemain yang disebut-sebut sebagai salah satu pemain akademi terbaik di Argentina itu. Raksasa Liga Premier itu memang selalu ingin tingkatkan peringkat mereka dengan datangkan banyak pemain muda berbakat dari luar negeri.

Pemain yang masih berusia 18 tahun itu setuju gabung City dengan kesepakatan senilai 10 Juta Poundsterling, atau sekitar Rp 200 Milyar, yang memperlihatkan bagaimana klub itu sangat menghargainya. Pep Guardiola dan hirarki City tentunya yakin, dia akan menjadi seorang bintang lapangan.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Berikut ini berbagai hal yang perlu diketahui mengenai Si Mini Messi, seperti dilansir The Sun:

1. Dia selalu dibanding-bandingkan dengan Lionel Messi

Perbandingan antara Sarmiento dan Lionel Messi sudah cukup jelas. Bintang muda Manchester City itu masih muda, winger kanan asal Argentina yang mengandalkan kaki kirinya dan memiliki tinggi badan hanya  1,67 meter. Secara fisik, masuk akal jika ia dibandingkan dengan La Pulga.

Channel Gilabola di Youtube

Gaya permainannya juga telah dikaitkan dengan Lionel Messi. Sarmiento gunakan gaya gravitasinya yang rendah untuk lewati para pemain lawan dengan sangat mudah, di mana ia juga lebih andalkan kelincahan dibandingkan tipu daya, dalam mengalahkan lawannya.  Sarmiento juga menjadi salah satu pemain yang bisa mendorong terjadinya banyak hal.

2. Mesin dribbling

Sarmiento dibesarkan sebagai gelandang tengah, dan dalam waktu singkat terlihat jelas bahwa ia harus dipindahkan ke lini sayap. Dengan postur tubuhnya, dia tak benar-benar dibangun untuk bermain di posisi itu, tapi bermain begitu dalam di lapangan juga bisa menyia-nyiakan bakatnya dalam menyerang.

Terlepas dari eksposurnya yang terbatas di Liga Argentina, pemain baru Manchester City itu telah membukukan beberapa statistik dribbling yang luar biasa. Para suporter bahkan seketika menjadi liar karena ia berhasil tunjukkan banyak permainan menarik dan berpikiran maju dia di lapangan.

Meski demikian Sarmiento belum sebagus Messi, meskipun beberapa pemain mengatakan gaya permainannya sangat mirip bintang Barcelona tersebut.

3. Messi memang menjadi idolanya

Ini menjadi bagian yang paling tak mengejutkan, tentunya. Sarmiento tumbuh sebagai fan berat Lionel Messi.

Menurut TNT Sports, bintang Argentina yang berhasil digaet Manchester City ini telah habiskan banyak waktu untuk menonton laga-laga yang dilakoni Messi, meskipun beberapa kenangan terindahnya justru berasal dari mantan pemain Estudiantes, Gata Fernandez.

Namun Fernandez tinggalkan karirnya sebagai pemain sepak bola pada tahun 2020, hingga fokus Sarmiento sekarang hanya tertuju pada Messi.

4. Juan Sebastian Veron mengharapkan hal-hal besar

Pimpinan Estudiantes, Juan Sebastian Veron, tak pernah abaikan pujian yang ditujukan untuk Sarmiento – pemain yang sudah dipantau Manchester Ciity sejak beberapa waktu itu.

“Dia punya margin peningkatan yang luar biasa. Bagi saya, dia sangat berkualitas,” tandas Juan Veron kepada Stats Perform News.

“Sekarang banyak klub mencari pemain seperti dia, yang bisa berlari di lini sayap. Sangat mudah baginya untuk menggiring bola – bukan sesuatu yang mudah untuk disaksikan belakangan ini,” tambah mantan bintang Manchester United itu.

“Dia bermain dengan cepat, gesit, punya kaki kiri yang bagus dan hebat dalam menggiring bola, tapi dia masih merupakan proyek pemain. Apakah dia akan menjadi pemain hebat, itu akan sangat tergantung padanya dan bersama tim mana dia akan bermain untuk lanjutkan perkembangannya. Semua itu terserah padanya,” tegas Veron.

5. Estudiantes perlakukan Sarmiento seperti dewa

Bagi banyak orang di Estudiantes, mendiang Alejandro Sabella menjadi mantan pemain yang dipandang sebagai ikon. Semua yang dilakukan telah membuatnya menjadi legenda, tapi sebelum dia meninggal dunia pada bulan Desember 2020 Sabella pernah menemui Sarmiento, dan berlutut kepada pemain muda tersebut. Kini, Argentina pun memperhatikan Sarmiento.

“Dia datang dan bertanya apakah saya Sarmiento, saya menjawab ya dan dia berlutut. Dia bilang saya akan menjadi bintang, tapi saya harus tenang dan hidup di masa sekarang,” ujar Sarmiento kepada ESPN.

6. Sarmiento masih punya pekerjaan yang harus dilakukan

Untuk seorang pemain yang punya begitu banyak trik, Sarmiento dituduh sebagai makhluk kecil satu dimensi di waktu-waktu tertentu.

Cacat terbesar dalam permainannya adalah, ketergantungan pemain itu pada kaki kirinya. Saat dipaksa ke kanan, ia menjadi manusia biasa lagi, tapi menjauhkannya dari kaki kirinya menjadi tugas yang hampir mustahil.

Sarmiento juga perlu memperbaiki produk akhirnya, karena ia belum mencetak gol dan hanya punya satu assist dalam 21 pertandingan yang dilakoninya, tepat ketiga Manchester City memberikan konfirmasi mengenai transfernya.

7. Dia hampir tinggalkan sepak bola

Sarmiento punya masa depan yang cerah, tapi hampir menyerah dalam beberapa kesempatan saat ia masih kanak-kanak.

Ia alami cedera lengan yang cukup parah pada tahun 2017, cedera yang nyariis membuatnya tinggalkan sepak bola yang ia cintai. Lalu, masalah di sekolah dan kematian sang kakek telah membuatnya depresi, hingga dia kembali nyaris tinggalkan sepak bola.

Akhirnya, Sarmiento harus dibantu seorang psikolog untuk menyelesaikan masalahnya ini, dan ketika penampilannya di lapangan kembali meningkat – hingga dilirik banyak klub termasuk Manchester City,  Sarmiento pun kembali jatuh cinta pada sepak bola.

8. Hadir dengan beberapa julukan mengerikan

Ia sempat dijuluki  ‘El Zurdo’, yang terdengar jauh lebih keren dari sebenarnya. Jika diterjemahkan, artinya adalah ‘The Left-Footer’ (Si kaki kidal), yang kadang disingkat menjadi ‘Lefty’.

Namun, Sabella suka memanggilnya ‘Haleluya’. “Dia memenuhi saya dengan harapan untuk masa depannya dan kita semua yang sangat mencintai klub ini,” tandas Sabella.

9. Menghargai kecerdasan di dalam maupun luar lapangan

Terlepas dari masalah yang dialaminya di sekolah, pemain baru Manchester City itu kemudian mencintai pendidikan berkat Veron. Pasalnya, ia telah mengingatkan pada semua pemain muda di Estudiantes bahwa mereka tak akan bermain untuk klubnya, jika mereka menyerah pada studi mereka.

“Sebelumnya saya tidak mementingkan sekolah, sekarang saya sadar betul itu sangat berguna, apalagi di masa depan nanti,” tandas Sarmiento kepada situs resmi klub.

Estudiantes percaya, pikiran cerdas akan menciptakan pemain pintar, dan Sarmiento merupakan contoh sempurnanya.

AHABET
AHABET