Manchester City Benar-benar Takut Kena Skorsing Liga Champions

Manchester City Benar-benar Takut Kena Skorsing Liga Champions

Keputusan Manchester City yang satu ini memperlihatkan bahwa mereka benar-benar takut dijatuhi skorsing Liga Champions. Lihat.

Juara Premier League itu beberapa hari lalu memasukkan sebuah permohonan kepada Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) di Swiss untuk membatalkan usaha penyelidikan yang dilakukan UEFA terhadap kondisi keuangan klub.

Ada kepercayaan yang cukup meyakinkan bahwa Manchester City kemungkinan besar akan kena skorsing Liga Champions musim 2020/2021 untuk sejumlah kesalahan Financial Fair Play (FFP).

FFP adalah sebuah aturan khas UEFA yang melarang klub menghabiskan uang lebih banyak daripada pendapatannya untuk membeli pemain baru. Manchester City ketahuan mengakali transfer masuk dari luar seolah-olah datang dari maskapai Uni Emirat Arab, Emirates, padahal itu merupakan duit sang pemilik sendiri. Jadi ada usaha untuk mengakali uang transfer masuk sebagai duit hasil iklan.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Klub akan sangat benci pada media Jerman Der Spiegel yang pertama kali membocorkan dokumen korespondensi internal yang memperlihatkan usaha klub Manchester berwarna biru itu untuk mengakali UEFA.

Kalau para petinggi The Citizens memang benar-benar yakin mereka akan lolos dari penyelidikan UEFA maka mereka tidak akan memasukkan permohonan ke CAS. Mereka berusaha menunda-nunda usaha hukum yang dilakukan UEFA.

Kalau pun nanti CAS menyatakan tindakan penyelidikan oleh UEFA adalah sah dan Manchester City dinyatakan bersalah serta terkena skorsing Liga Champions maka mereka sekali lagi bisa memasukkan gugatan. Kali ini sebagai usaha banding terhadap keputusan bersalah tersebut. Jadi, untuk kali ini, keputusan mereka malah memperlihatkan kekhawatiran yang sangat besar dari The Skyblues bahwa skorsing itu akan terjadi.

Dan kalau skuad asuhan Pep Guardiola itu benar dijatuhi hukuman larangan berpartisipasi di kompetisi Eropa maka akan ada sejumlah pemain yang memilih keluar guna memastikan dirinya tetap bermain di Liga Champions.