Manchester City Kini Diselidiki Empat Pihak Sekaligus

Manchester City Kini Diselidiki Empat Pihak Sekaligus

Manchester City tidak hanya dikejar oleh FIFA, UEFA dan FA saja sebab otoritas Liga Inggris ikut melakukan investigasi kemungkinan adanya pelanggaran.

Media asal Jerman, Der Spiegel merilis berita dokumen dari Football Leaks yang menyebutkan The Citizens melanggar aturan Financial Fair Play (FFP) dengan memanipulasi uang yang didapat dari kerjasama sponsor dengan Qatar Airways.

UEFA pun tidak tinggal diam dengan melakukan proses penyelidikan terhadap City per Kamis (07/03) waktu setempat kemarin.

Sebelumnya, pada 2014 silam City pernah dinyatakan bersalah melanggar aturan FFP dan diganjar denda sebesar 49 juta poundsterling atau setara dengan Rp897 miliar dan pengurangan skuat untuk kompetisi Liga Champions di musim berikutnya.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Sementara itu FIFA melakukan proses penyelidikan terkait pemberian kontrak kerja terhadap delapan pemain non Inggris berusia di bawah 18 tahun. Sedangkan FA melihat adanya kejanggalan transfer Jadon Sancho dari Watford pada 2015 silam sehingga dilakukan proses investigasi.

Kini Premier League selaku otoritas liga pun turut serta melakukan penyelidikan terhadap kontrak-kontrak pemain akademi dan kepemilikan ketiga.

Manchester City telah dihubungi untuk mengumpulkan semua informasi

Dalam pernyataannya otoritas Liga Inggris mengaku sudah memberitahu pihak City terkait proses penyelidikan yang dilakukan dan meminta kerja sama sepenuhnya dari pihak klub.

“Premier League sebelumnya telah menghubungi pihak Manchester City untuk meminta semua informasi terkait tuduhan-tuduhan terkini dan sedang melakukan dialog dengan pihak klub,” bunyi pernyataan Liga Inggris.

“Pihak Liga mempunyai regulasi-regulasi finansial yang ketat dan aturan-aturan yang keras dalam perekrutan pemain-pemain akademi dan kepemilikan ketiga.”

“Kami saat ini melakukan proses investigasi terhadap hal-hal tersebut dan akan memberikan semua kesempatan bagi City untuk menjelaskan konteks dan hal-hal detail mengenai perkara tersebut.”