Manchester City Mulai Minder Lihat Klub Besar

Manchester City Mulai Minder Lihat Klub Besar

Gilabola.com – Manchester City mulai minder lihat semua klub besar Liga Inggris. Hal itu diakui langsung oleh pelatih Pep Guardiola.

Pep Guardiola dilaporkan Sky Sports telah mempertanyakan apakah Manchester City dapat bersaing dengan tim-tim elit Eropa saat ini atau tidak lagi. Meski mulai minder, namun ia ngotot jika skuadnya harus sesegera mungkin memperbaiki performa mereka sekarang yang memburuk.

Sempat sangat ditakuti dan dihindari, tetapi The Sky Blues mulai berpaling jadi pengekor Liverpool dengan 14 poin setelah kalah skor 2-1 lawan Manchester United pada hari Sabtu waktu setempat. Datang dari awal musim yang penuh harapan, fans mereka mulai cemas melihat penurunan kualitas tim idolanya.

The Citizens telah kalah empat kali musim ini dan setelah 1 kemenangan dalam 4 pertandingan Liga terakhir mereka, Pep jadi bertanya-tanya Apakah pihaknya dapat mengimbangi semua tim kuat Inggris dan raksasa Eropa lainnya atau tidak.

Advertisement
advertisement
advertisement
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Manchester United saya pikir memiliki kualitas untuk bertahan dan berkualitas juga saat menyerang pada skema serangan balik. Saya dan kalian semua harus menerima kenyataan itu,” ujar Guardiola dengan sedih.

“Laga itu menjadi level yang kami hadapi, melawan Liverpool, Manchester United, Barcelona, Real Madrid, Juventus… Mereka semua adalah tim-tim yang harus kami hadapi. Pada kenyataannya adalah mungkin kami sekarang tidak sanggup lagi bersaing dengan mereka semua. Hiks.”

Manchester City ogah memikirkan target dan poin lagi

“Kami tetap harus segera meningkatkan diri dan menerima kenyataan untuk bangkit. Mungkin kami perlu menerima saja kenyataan yang ada sekarang dan memperbaiki kekurangan kami.”

“Kenyataannya adalah, kami tercecer 14 poin atas kesalahan yang telah kami lakukan sendiri, untuk kualitas lawan kita dan terutama, juga karena hal yang tidak dapat kami kendalikan. Kami berada di awal Desember dan kami memiliki kompetisi lain dan pertandingan lainnya untuk dilaksanakan dan memperbaiki kekurangan dalam waktu singkat.”

“Mungkin kondisi seperti ini bisa membantu kami untuk menghadapi masa depan sehingga perlu untuk menerimanya sebagai sebuah satu kesatuan untuk menjadi lebih baik lagi. Kami tidak berpikir lagi untuk memenangkan Liga Champions, saya juga ogah memikirkan berapa banyak poin yang dibutuhkan. Kami hanya perlu terus mencoba memenangkan pertandingan saja.”