Manchester City: Pep Guardiola Sedih Pinggirkan Riyad Mahrez

Pep Guardiola dan Riyad Mahrez, Manchester City

Manajer Manchester City, Pep Guardiola mengaku menyesal dan sedih sendiri karena jarang memainkan Riyad Mahrez akhir-akhir ini, terlalu banyak pemain lini depan penyebabnya.

Riyad Mahrez sudah lama tidak menjadi starter bagi Manchester City, bahkan tahun ini sama sekali ia belum pernah menjadi starter. Dengan nilai transfernya yang mencapai 60 juta pounds musim panas lalu, seharusnya Mahrez diberikan waktu bermain yang sama dengan striker Man City lainnya.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Pep Guardiola pun mengakui bahwa dirinya menyesal tidak bisa memberikan waktu bermain yang lebih banyak bagi Mahrez awal tahun ini, bahkan Riyad Mahrez terakhir kali menjadi starter 30 Desember tahun lalu ssaat melawan Southampton, setelah itu ia lebih banyak jadi penghangat bangku cadangan.

Guradiola tak menyalahkan Mahrez, ini murni keputusannya dan tak ada kaintannya dengan performa sang pemain. Namun dengan adanya trio Raheem Sterling, Leroy Sane dan Bernardo Silva, membuat Riyad Mahrez tersisih, itu saja alasannya.

“Saya penyebab yang membuatnya tak bisa bermain, dia (Riyad Mahrez) sama sekali tak bermasalah.” kata Pep Guardiola.

“Saya sedih juga apalagi melihat betapa disiplinnya ia saat berlatih. Dia talenta terbaik namun untuk saat ini kita punya lima striker. Dan di pertandingan terakhir Leroy Sane pun tak dimainkan.”

“Kami punya pemain hebat, seperti Bernardo dan Sterling yang berada di puncak performa mereka, itu alasan utamanya. Tak ada alasan lainnya.”

“Kami senang ada dia namun sayangnya saya kurang memberinya penghargaan. Faktanya saya tidak dapat memberikannya waktu bermain yang layak ia dapatkan, jadi saya minta maaf. Hanya itu yang dapat saya katakan.”

Riyad Mahrez mungkin dapat menjadi starter Manchester City di ajang Piala FA putaran ke-lima melawan Newport hari Sabtu ini. Jika dimainkan maka pemain berusia 27 tahun itu dapat menambah rekor sembilan gol yang ia catatkan musim ini.

“Tak mudah bagi seorang pemain yang tidak bermain secara reguler kemudian dapat bermain dalam level terbaiknya di laga pertama. Beri ia kesempatan lima atau enam laga secara terus menerus dan ia pasti akan setara dengan cara bermain Sterling atau Bernardo. Waktunya akan tiba dan saya yakin ia akan bermain bagus.” tambah Guardiola.