Manchester City Permalukan Chelsea, Maurizio Sarri Seret Pemilik Klub

Manchester City Permalukan Chelsea, Maurizio Sarri Seret Pemilik Klub

Manchester City sukses mempermalukan raksasa Liga Inggris Chelsea, Maurizio Sarri langsung seret-seret nama pemilik klub. Komentar pancingan yang ia lontarkan usai laga tak langsung dibalas manajemen.

Bos Chelsea Maurizio Sarri menempatkan hubungannya dengan pemilik Blues Roman Abramovich dalam sorotan. Hal itu terjadi menyusul kekalahan timnya dengan skor ampun-ampunan 6-0 lawan Manchester City.

Sergio Aguero tak mau kasihan mencetak tiga gol, Raheem Sterling mencetak dua gol dan Ilkay Gundogan juga mencetak gol pada sore yang menegangkan di Etihad. Hasil 6-0 itu jadi kekalahan terbesar kubu The Blues di Liga Primer, yang terjadi setelah skor 4-0 lawan Bournemouth dalam pertandingan tandang terakhir mereka.

BACA:  Chelsea Makin Terperosok, Kena Skorsing Transfer Dua Tahun!

Sekarang Sarri, yang tiba dari Napoli musim panas lalu untuk menggantikan Antonio Conte, berada di bawah tekanan yang meningkat. Dan komentar pancingan dirinya tentang Abramovich pasti akan menjadi sumber diskusi di antara para kekuatan di Stamford Bridge.

Chelsea membuat Maurizio Sarri tak mengerti apa mau mereka

“Pertandingan seperti ini dapat meninggalkan bekas yang lama. Tidak mudah untuk bangkit kembali setelah ini. Sepak bola juga terbuat dari kekalahan berat. Di babak pertama, saya memberi tahu para pemain bahwa jika kami bisa bereaksi, kami akan kembali lebih kuat dari sebelumnya.”

BACA:  Maurizio Sarri Bantah Didekati AS Roma
Advertisement
OLE777
OLE777

Tetapi ketika ditanya tentang masa depannya sendiri, komentar Sarri tentang Abramovich yang membuat alis banyak orang terangkat. “Jika presiden (Roman Abramovich) ada menelepon, saya akan senang, mengingat saya tidak pernah mendengar darinya sama sekali,” ujar pria Italia itu.

“Sejujurnya, saya tidak tahu apa yang diharapkan (oleh pemilik dan klub).”

Sisi Sarri sekarang jadi keenam di Liga Premier setelah kekalahan terbesar mereka dalam 28 tahun. Akan menarik untuk melihat bagaimana hierarki klub merespons, tidak hanya setelah kekalahan, tetapi juga saat mendengar komentar sang manajer.

BACA:  Final Piala Liga Chelsea vs Manchester City, Janjikan Sejarah Baru