Manchester City Sudah Punya Pengganti Leroy Sane, Menjanjikan Seperti Jadon Sancho

Manchester City Sudah Punya Pengganti Leroy Sane, Menjanjikan Seperti Jadon Sancho

Gila Bola – Manchester City langsung punya pengganti Leroy Sane yang baru saja hengkang ke Bayern Munchen. Pemain itu bahkan disebut-sebut sama menjanjikannya seperti Jadon Sancho.

Dalam setahun ke depan, melihat permainan pengganti Sane, suporter City mungkin akan bertanya-tanya ‘Sane siapa ya?’. Itu bukan karena the Citizens telah mengeluarkan uang segudang untuk datangkan winger baru pengganti pemain internasional Jerman tersebut. Tapi, ‘The Next Sane’ sudah ada di Etihad, dan sudah bermain di tim tersebut, meskipun masih di tim muda.

Di belakang layar, Jayden Braaf, sudah dibanding-bandingkan dengan bintang Borussia Dortmund, Jadon Sancho, yang tinggalkan Pep Guardiola demi mencari waktu bermain di skuad utama.

Dan, jika City tak hati-hati, hal sama bisa terjadi pada Braaf – yang sudah kantongi 11 gol dan tiga assist dalam 27 pertandingan yang dibelanya di semua kompetisi, termasuk di Liga Premier 2, Uefa Youth League, FA Youth Cup dan Piala Liga.

‘Nilainya Bisa Meroket’

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

Manchester City datangkan Braaf dari PSV Eindhoven pada 2018 lalu, setelah pemantau bakat kagum dengan kemampuannya mengalahkan seorang pemain senior dengan kecepatan, kekuatan dan kemampuannya dalam mengecoh lawan.

Segera setelah itu, kemampuan tersebut membawa pemain Timnas Belanda U-18 itu beralih ke sepak bola Inggris dan bisa beradaptasi dengan mudah. Pelatih akademi the Citizens pun telah menetapkan Braaf sebagai pemain terbaik yang berikutnya, dan memberi label mahal pada pemain berusia 17 tahun tersebut.

“Dia bisa menjadi pemain yang nilainya mencapai 80 Juta Poundsterling (Rp 1,4 Trilyun) suatu hari nanti,” demikian ungkap sebuah sumber ddi Etihad kepada The Athletic, seperti dilansir SunSport.

“Dia bisa menjadi pemain selevel Sancho. Jika anda membandingkan Braaf dengan winger lain yang seusia dengannya, mereka tak akan ada yang sebagus Braaf,” tambah sumber yang tak disebutkan identitasnya tersebut.

Pep Guardiola Mengenali Potensinya

Braaf telah berlatih bersama para pemain bertalenta di skuad utama Manchester City, sejak para pesepak bola itu kembali ke kamp latihan mereka jelang kompetisi musim ini bergulir kembali.

Pelatih Pep Guardiola pernah beberapa kali memasukkan namanya secara sporadis, karena mengetahui potensinya bisa membawa kemenangan bagi klub. Kini, dengan hengkangnya Leroy Sane ke Bayern Munchen, muncul keyakinan Braaf akan segera diberdayakan di skuad utama.

Setidaknya, dia berpikir demikian saat berbicara pada awal musim ini bahwa dia ‘percaya diri’ akan segera bermain untuk skuad utama. Namun frustrasinya memuncak pada Januari 2020, karena kurangnya kesempatan bermain yang diberikannya dan gagal masuk daftar pemain untuk pertandingan putaran ketiga Piala FA melawan Port Vale.

“Saya harus mencetak 100 gol untuk bisa memulai debut saya di tim senior,’ Ujar Braaf dalam postingannya di Snapchat, sehari setelah skuad City mengalahkan klub League Two tersebut, 4-1.

Sikap yang Dipertanyakan

Sayangnya, Braaf punya satu hal yang bisa menghambat kemajuannya. Dia pernah diskorsing akademi PSV pada akhir musim 2017/18, karena pelatih mempertanyakan sikapnya dan berpikir dia telah mempengaruhi moral tim utama. Namun, Braaf yakin pihak klub tidak senang padanya, karena ia sudah berbicara dengan klub lain.

Pada awal musim ini, Guardiola dan tim kepelatihannya juga disebut-sebut tidak terkesan dengan sikapnya dalam satu sesi latihan, hingga pelatih Manchester City asal Catalan itu mengirimnya kembali ke akademi.

Sementara itu, Braaf tampaknya tak ingin terlalu lama mondar-mandir dari akademi ke skuad utama, jika dia tak mendapat kesempatan. “Saya berharap bisa bermain di tim utama musim depan,” tandas Braaf pada Oktober 2019.

“Di Manchester City atau di tempat lain, kita lihat saja nanti. Banyak tim sudah bicara pada saya. Saya harus jalan terus, ini musim yang penting bagi saya,” tambahnya.