Manchester City Tak Dapat Saingi Barcelona, Real Madrid di Bursa Transfer

Manchester City Tak Dapat Saingi Barcelona, Real Madrid di Bursa Transfer

Manajer Manchester City Pep Guardiola mengatakan timnya tidak dapat bersaing dengan raksasa La Liga Barcelona dan Real Madrid di pasar transfer.

Manchester City telah dikaitkan dengan pemain sensasional Ajax dan Timnas Belanda yang berusia 21 tahun dan Frenkie de Jong, yang juga menjadi subjek minat dari Barcelona, Real Madrid dan juara Ligue 1, Paris Saint-Germain.

Guardiola tidak merujuk pada De Jong tetapi mengakui The Citizens menghadapi tugas yang sulit mengalahkan Barca dan Los Blancos pada bursa transfer.

Advertisement
advertisement
advertisement

“Jika Anda satu-satunya yang menginginkan pemain itu mudah. ‚Äč‚ÄčTetapi jika Anda menginginkan satu pemain dan banyak, banyak klub menginginkannya itu lebih rumit, terutama jika itu Madrid atau Barcelona,” kata Guardiola kepada wartawan.

“Biasanya ketika Anda bersaing dengan Madrid dan Barcelona Anda akan kalah. Anda harus lebih cepat dan lebih efisien.”

“Tapi saya tidak berbicara tentang kasus pemain Ajax (De Jong) karena dia adalah pemain Ajax. Ada banyak pemain lainnya, bukan hanya satu.”

City – yang berada di urutan kedua di klasemen Liga Inggris di belakang Liverpool menjelang pertandingan hari Selasa melawan Wolverhampton Wanderers – juga dikaitkan dengan Ruben Neves untuk menjadi cadangan pemain tengah the Sky Blues, Fernandinho.

Gelandang Wolves dan Timnas Portugal Neves tampil impresif mengikuti promosi klub ke Premier League, namun Guardiola menegaskan The Citizens tidak mampu membayar pemain berusia 21 tahun itu di tengah pembicaraan tentang biaya transfer 100 juta pound (1,8 triliun rupiah).

Manchester City terkendala keuangan

Guardiola menambahkan: “Peran Fernandinho, sangat sulit untuk menemukan pemain yang serupa dengannya. Dia tahu Liga Inggris, setelah tiga tahun di sini, dia tahu segalanya dan itu sangat penting. Tapi, tentu saja, untuk musim berikutnya penting menemukan pemain untuk menggantikannnya. Dia akan berusia 34 dan dia tidak bisa bermain terus menerus.”

“Sebulan yang lalu, saya membaca ‘Ruben Neves, 100 juta pound.’ Itu tidak akan terjadi, kami tidak akan membayar 100 juta pound (Rp 1,8 triliun) untuknya. Tentu saja, semua lini di skuad, kami memiliki di setiap posisi empat atau lima atau enam pilihan – tergantung pada usia, apa yang kami yakini dan, tentu saja harganya.”

“Tagihan gaji pemain kami adalah kedelapan atau kesembilan atau ke-10 di Eropa, jadi ada delapan atau sembilan klub yang harus membayar gaji pemain lebih tinggi daripada Manchester City. Kami berusaha untuk menjadi stabil dalam segala hal.”

“Ketika kami menghabiskan banyak uang musim lalu, itu karena tim sudah tua – kebanyakan pemain kami berusia 30-31 tahun dan itulah mengapa kami melakukannya. Tapi kami tidak bisa melakukannya setiap musim. Kami memiliki batasan dan tidak bisa menghabiskan lebih banyak uang sehingga itu sebabnya kami perlu berhati-hati dengan para pemain dan mencoba musim depan untuk melihat apa yang bisa kami lakukan untuk meningkatkan tim.”