Manchester City Terhindar Embargo Transfer, Ini Alasan Fifa

Manchester City Terhindar Embargo Transfer, Ini Alasan Fifa

Gilabola.com – Manchester City tak bernasib seburuk Chelsea dan terhindar dari embargo transfer terkait pelanggaran rekrutmen pemain muda. Fifa pun jelaskan mengapa City hanya terkena sanksi denda.

Seorang juru bicara Fifa mengonfirmasikan, mengapa tim asuhan Pep Guardiola itu lolos dari larangan transfer, meski dinyatakan bersalah melanggar aturan rekrutmen pemain muda.

Fifa hanya menjatuhkan sanksi denda sebesar 315 ribu Poundsterling kepada City, setelah klub itu menyatakan siap ‘menerima berbagai tanggung jawab’ atas pelanggaran peraturan yang telah mereka lakukan seputar akuisisi pemain di bawah 18 tahun.

Tidak seperti the Blues, the Citizens masih bisa datangkan pemain baru di jendela transfer berikutnya. Sementara Chelsea, tak bisa datangkan tambahan baru pada musim panas ini, bahkan pada bursa Januari mendatang.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Menurut laporan Mirror Sport, Fifa tegaskan telah terjadi dua kasus berbeda antara Manchester City dan Chelsea. Otoritas sepakbola internasional itupun merasa harus berikan tanggapan berbeda.

“Secara umum, badan pengadil Fifa menangani semua kasus secara individual, karena situasinya berbeda dari kasus ke kasus,” demikian ungkap juru bicara Fifa tersebut.

“Dalam keputusan terkait kasus di Manchester City, Komite Disiplin Fifa mempertimbangkan semua kondisi spesifik dari kasus ini, serta kerja sama klub dalam mengklarifikasi fakta yang relevan,” tambahnya.

“Penting untuk ditekankan, keadaan khusus dalam kasus ini berbeda dari kasus-kasus sebelumnya yang juga melibatkan pelanggaran terkait dengan transfer internasional dan pendaftaran pemain di bawah usia 18 tahun,” lanjut jubir yang tak disebutkan identitasnya itu.

“Harap dicatat, sesuai dengan pasal 50 (8) Kode Disiplin Fufa (versi 2019), ‘kapan saja sebelum pertemuan yang diadakan untuk memutuskan kasus oleh badan yudisial terkait, suatu pihak bisa menerima tanggung jawab dan meminta badan peradilan Fifa untuk menjatuhkan sanksi khusus. Badan peradilan Fifa bisa memutuskan berdasarkan permintaan tersebut, atau berikan keputusan yang dianggap tepat dalam konteks Kode Etik ini’,” ungkapnya.

“Selanjutnya, sesuai dengan pasal 24 (3) dari Kode Disiplin FIFA, ‘ketika menentukan tindakan disipliner, badan peradilan harus memperhitungkan semua faktor yang relevan dari kasus ini, termasuk setiap bantuan dari dan kerja sama substansial oleh pelaku dalam mengungkap atau membuat pelanggaran terhadap aturan Fifa apapun, keadaan dan tingkat kesalahan pelaku dan keadaan terkait lainnya,” ujar sang jubir.

“Terakhir, seperti yang Anda lihat di sini, Manchester City telah menerima tanggung  jawabnya, yang telah dipertimbangkan oleh Komite Disiplin Fifa dalam keputusannya,” tambahnya.

Chelsea sendiri telah mengajukan banding terkait larangan mereka dalam dua bursa transfer, dengan harapan larangan tersebut mendapat keringanan dan mereka sudah bisa merekrut pemain pada Januari 2020.