Manchester City Tetap Santuy Dikalahkan Norwich City

Manchester City Tetap Santuy Dikalahkan Norwich City

Gilabola.com – Manchester City tetap santuy dan merasa biasa saja dikalahkan Norwich City. Klub Liga Inggris itu menilai tidak wajib selalu menang di tiap laga.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, ogah menilai wah kekalahan skor 3-2 mereka saat melawan tim yang baru dipromosikan, Norwich City. Ia menegaskan jika dirinya tidak mewajibkan skuad The Sky Blues untuk menang setiap pekan.

Terlalu mendominasi dari banyak aspek, termasuk penguasaan bola yang bagaikan langit dan bumi, mereka tetap saja bisa dikalahkan tim bukan unggulan. Guardiola tidak ingin semua pihak terlalu berlebihan melihat hasil yang diraih timnya kali ini.

“Lagian semua orang juga pasti tidak berharap kami menang terus 100 poin setiap waktu. Kami sekarang akan memulihkan diri dan pasti akan kembali menggilabola lagi,” sambut Guardiola dengan santuy saat ditanya soal kekalahan di Carrow Road.

Manchester City akan kembali bangkit di laga selanjutnya

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Mereka sudah menang di 32 dari 38 pertandingan yang mereka tuntaskan musim lalu, kalah hanya dua kali dan tidak pernah kalah di Liga sejak skor 2-1 lawan Newcastle United di 29 Januari. Di musim sebelumnya, mereka meraih rekor 100 poin, hanya kehilangan di dua laga dari keseluruhan dan finish dengan 19 poin bersih di puncak.

“Adakalanya pertandingan seperti ini bisa terjadi. Kami punya peluang untuk mencetak gol tapi tidak terjadi, jadi ya selamatlah buat Norwich City,” ujar Pep Guardiola lagi.

Guardiola tetap memuji skuadnya yang memiliki beberapa peluang emas dalam laga melawan kubu Norwich City. Ia juga tak sungkan untuk mengakui kesalahan timnya hingga bisa kebobolan. Meski begitu, tetap saja mereka telah berusaha untuk menang di Stadion Carrow Road.

“Ya inilah dunia sepakbola. Kami toh tetap punya banyak peluang tadi. Mereka punya tiga atau empat dan mencetak tiga gol.”

“Gol yang pertama bisa terjadi karena kami gagal bertahan, yang kedua kami kesulitan saat serangan balik dan yang ketiga karena kesalahan kami sendiri. Tapi tetap saja kami bermain sebagai satu tim, kami tahu kalau kami sudah menuntaskan laga itu dan tahu apa yang harus kami lakukan. Biasa sajalah,” pungkasnya kepada Reuters.