Manchester United Akan Bajak Neymar Dengan Menawarkan Pogba

Neymar yang saat ini diinginkan Manchester United,
Gilabola.com - Neymar dikabarkan menjadi incaran Manchester United, dan Paul Pogba dipersiapkan jadi barternya.

Gilabola.com – Klub Liga Inggris Manchester United dilaporkan sedang mempersiapkan tawaran kejutan untuk bintang PSG, Neymar, dengan menawarkan pemain Prancis mereka, Paul Pogba.

Manchester United di bawah asuhan Jose Mourinho dikatakan ingin memasukkan satu pemain bintang kejutan dalam kesepakatan transfer Neymar guna menurunkan harga permintaan sang bintang Brasil itu.

Rumor telah tersebar luas dalam beberapa bulan terakhir bahwa Neymar tidak senang berada di Paris Saint-Germain menyusul sejumlah perselisihan di lapangan dengan rekan setimnya, Edinson Cavani.

Pemain asal Brasil itu juga dikutip mengatakan “lima bulan sudah terasa seperti lima tahun di Ligue 1.”

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

Real Madrid juga dilaporkan memberi tawaran kepada bintang berusia 26 tahun tersebut jalan keluar dari Parc des Princes di musim panas ini.

Namun media Spanyol Diario Gol sekarang mengklaim Manchester United akan mencoba membajak target transfer rival Eropa mereka.

Laporan itu menyatakan The Red Devils bersedia menggelontorkan dana hingga 300 juta euro (5,07 triliun rupiah) untuk mantan pemain Barcelona itu.

Diario Gol menambahkan klub asuhan Mourinho tersebut juga akan menawarkan gaji tahunan fantastis sebesar 35 juta euro atau setara dengan 592 miliar rupiah pada mantan bintang Barcelona itu .

Mourinho dan Wakil Ketua MU Ed Woodward dikatakan merasa yakin dapat memboyong Neymar ke Old Trafford karena mereka memiliki Paul Pogba.

Gelandang asal Prancis senilai 89 juta pound (1,73 triliun rupiah) itu tampaknya tidak senang dengan kehidupan di Old Trafford dan dapat digunakan sebagai alat untuk mempermudah Setan Merah mendapatkan kesepakatan transfer untuk Neymar.

Tetapi Man United masih harus menggeluarkan dana besar yang akan mematahkan biaya transfer rekor dunia saat ini sebesar Rp 3,4 triliun.