Manchester United Bangkit, Solskjaer Ingin Pemain Abaikan Pujian

Skuad Manchester United dan pelatih Ole Gunnar Solksjaer

Gilabola.com – Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer mengatakan kepada para pemainnya untuk mengabaikan semua pujian saat Setan Merah bersiap untuk menghadapi Southampton yang sedang dalam performa bagus pada hari Selasa (14/7) dini hari WIB.

Ada begitu banyak periode yang membuat frustrasi di Old Trafford sejak Alex Ferguson mengundurkan diri sebagai pelatih Manchester United pada 2013, tetapi di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer, Setan Merah setidaknya tampaknya menuju ke arah yang benar.

Tak terkalahkan dalam 17 pertandingan di semua kompetisi sejak Januari, The Red Devils telah memenangkan empat pertandingan liga terakhir mereka dengan mencetak tiga gol atau lebih – tim pertama dalam sejarah Premier League yang melakukannya.

Tim besutan Solskjaer berpeluang finis empat besar di Liga Inggris musim ini, MU juga punya kesempatan meraih trofi Piala FA dan Liga Europa, mereka lolos ke semifinal Piala FA dan akan menghadapi Chelsea pada 19 Juli. Di Liga Europa, The Red Devils berpeluang besar melaju ke babak perempatfinal setelah menang 5-0 atas LASK di leg pertama babak 16 besar, tetapi Solskjaer memperingatkan para pemainya untuk tidak cepat merasa puas.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

“Kami mengalami musim yang naik-turun,” kata Solskjaer. “Kami memulai dengan sangat baik saat melawan Chelsea, mendapat kemenangan besar, memainkan sepakbola yang sangat bagus.”

“Kemudian kami mengalami kemunduran dan tentu saja saya pikir para pemain terjebak pada tugasnya di masa-masa sulit.”

“Para pemain percaya pada pelatih, percaya pada apa yang pelatih coba lakukan dan memercayai pelatih ketika tim tidak meraih hasil bagus.”

“Kami hanya ingin terus bekerja dan sekarang hasilnya datang, kegembiraan akan datang, sekarang saatnya untuk tetap rendah hati, terus bekerja, terus melakukan hal yang benar.”

“Jangan percaya pada semua pujian. Itu bukan pekerjaan para pemain. Tugas pemain adalah tampil bagus ketika mereka bermain, sama seperti tidak percaya pada semua kritik ketika Anda tidak melakukannya dengan baik.”

“Percayalah pada rekan setimmu, percayalah pada dirimu sendiri dan sekarang kamu bisa melihat target akhir tidak terlalu jauh.”

“Ini aneh karena kami sudah lama tidak bermain (karena virus corona). Hanya tinggal empat pertandingan lagi musim ini sehingga targetnya semakin dekat.”