Site icon Gilabola.com

Manchester United Bidik Dua Kiper Berpengalaman, Masa Depan Radek Vitek Kian Tak Pasti

Radek Vitek kiper Manchester United

Manchester United mulai menyusun ulang komposisi penjaga gawang mereka untuk musim depan. Bukan hanya mencari pelapis baru, klub juga menghadapi kemungkinan kehilangan salah satu talenta akademi yang tengah berkembang, Radek Vitek.

Kiper asal Republik Ceko itu dijadwalkan kembali ke Carrington untuk mengikuti pramusim setelah tampil meyakinkan selama masa peminjamannya bersama Bristol City. Namun situasinya tidak sesederhana itu.

Vitek disebut tidak ingin kembali hanya untuk menjadi pilihan kedua atau ketiga di bawah mistar gawang.

Manchester United Siapkan Dua Opsi Kiper Berpengalaman

Kondisi tersebut membuat Manchester United mulai bergerak di bursa transfer. Klub telah memasukkan nama Karl Darlow dan Sam Johnstone ke dalam daftar kandidat kiper baru.

Setan Merah menginginkan sosok berpengalaman untuk mendampingi Senne Lammens. Sementara itu, masa depan Andre Onana disebut semakin tidak jelas di Old Trafford dan Altay Bayindir juga tersedia untuk dilepas.

Jika Vitek benar-benar hengkang, Lammens praktis hanya akan memiliki Tom Heaton sebagai pelapis. Heaton sendiri kini sudah berusia 40 tahun.

Karena alasan itulah United mempertimbangkan merekrut Darlow maupun Johnstone. Selain memiliki pengalaman panjang di Premier League, keduanya juga memenuhi kuota pemain homegrown yang menjadi nilai tambah bagi klub.

Darlow yang kini berusia 35 tahun merupakan produk akademi Nottingham Forest. Musim lalu ia menjadi pilihan utama Leeds United dan berperan penting membantu timnya bertahan dari ancaman degradasi. Kontraknya akan berakhir dalam waktu dekat.

Dapatkan berita terupdate dari Gilabola.com di Google News. Tambahkan sebagai sumber pilihan

Sementara itu Johnstone, 33 tahun, mencatatkan 12 penampilan liga bersama Wolves sebelum klub tersebut terdegradasi ke Championship.

Peluang Reuni Sam Johnstone dengan Old Trafford

Nama Johnstone memiliki cerita tersendiri bagi Manchester United.

Ia merupakan lulusan akademi klub, meski tak pernah mencatatkan penampilan resmi bersama tim utama sebelum hengkang pada 2018. Keputusannya pergi diambil setelah bertahun-tahun harus bersaing dengan David de Gea yang saat itu menjadi pilihan utama mutlak di bawah mistar.

Pada 2021, Johnstone mengakui bahwa meninggalkan Manchester United merupakan keputusan yang berat.

“Sudah pasti meninggalkan United adalah keputusan sulit, tetapi setelah menjalani berbagai masa peminjaman dan mendapatkan pengalaman, sementara David de Gea selalu menjadi nomor satu setiap kali saya kembali, Anda tidak bisa menunggu selamanya,” ujarnya.

Ia juga mengaku menyadari peluang tampil reguler di Old Trafford sangat kecil.

“Jauh di dalam hati saya tahu saya tidak akan bermain untuk Manchester United dan saya harus mengambil jalan yang berbeda.”

Kini jalan kariernya berpotensi membawanya kembali ke klub lamanya.

Jika transfer itu terwujud, Johnstone bahkan bisa bekerja di bawah Michael Carrick, sosok yang masih menjadi pemain Manchester United ketika dirinya menimba ilmu di akademi klub.

Radek Vitek Diminati Hull City

Di sisi lain, masa depan Vitek masih menjadi perhatian.

Kiper berusia 22 tahun tersebut kabarnya diminati Hull City yang baru promosi. Dengan kontrak yang masih tersisa dua tahun, Manchester United mulai menerima kemungkinan bahwa penjualan permanen bisa menjadi solusi terbaik bagi semua pihak.

Klub sebenarnya lebih memilih mempertahankan sang pemain. Namun jika Vitek tidak ingin menjadi pelapis dan enggan memperpanjang kontrak, peluang berpisah semakin terbuka.

United disebut hanya bersedia meminjamkannya lagi apabila sang kiper lebih dulu menyetujui kontrak baru.

Manchester United tampaknya sedang mencari keseimbangan antara kebutuhan jangka pendek dan rencana jangka panjang.

Merekrut kiper berpengalaman seperti Karl Darlow atau Sam Johnstone memang bisa memberi stabilitas di ruang ganti, tetapi kehilangan Radek Vitek berpotensi menjadi keputusan yang disesali jika sang pemain berkembang pesat di klub lain.

Situasi ini menunjukkan bahwa United harus segera menentukan jalur pengembangan yang jelas untuk para pemain akademinya, terutama di posisi penjaga gawang yang sedang mengalami banyak perubahan.

Exit mobile version