Manchester United dan Real Madrid Tak Goyahkan Mauricio Pochettino

Manchester United dan Real Madrid Tak Goyahkan Mauricio Pochettino

Nama besar Manchester United dan Real Madrid tak menggoyahkan Mauricio Pochettino untuk bertahan di Tottenham Hotspur. Tapi, pelatih asal Argentina itu meminta The Lilywhites mengubah strategi transfer mereka.

Berbicara pekan lalu, Mauricio Pochettino sarankan Tottenham Hotspurs harus ‘beroperasi dengan cara yang berbeda’ untuk memenangkan Liga Inggris. Saat ini, timnya terpaut sembilan poin dari puncak klasemen, setelah kekalahan dari Manchester United di kandang sendiri akhir pekan lalu.

Klub asal London utara itu memilih untuk tidak mendatangkan satupun pemain pada musim panas lalu, dan The Lilywhites menjadi klub pertama di era Premier League yang tidak merekrut satupun pemain di jendela transfer awal musim.

Pengeluaran bersih pelatih Argentina itu tercatat hanya 29 juta poundsterling (525 miliar rupiah) sejak tahun 2014, di mana rival Tottenham Hotspur seperti Manchester United, Manchester City, Arsenal, Chelsea dan Liverpool semua telah menghabiskan setidaknya 100 juta pounds (1,81 triliun rupiah) lebih banyak di periode sama.

Pochettino Mengaku Frustrasi di Spurs

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Pakar sepakbola dari Sky Sports, Jamie Carragher, baru-baru ini mengecam pengeluaran bersih Tottenham Hotspur tersebut. Dia mengatakan, hal itu tidak bisa diterima mengingat pencapaian luar biasa Mauricio Pochettino, yang berhasil memimpin Spurs untuk tiga kali berturut-turut finis tiga besar di klasemen Liga Inggris.

Pochettino pun menyuarakan rasa frustrasinya pada cara operasi Spurs. “Saat ini, kami beroperasi dengan cara yang sama, seperti kami beroperasi lima tahun lalu ketika saya pertama kali tiba di sini,” ujarnya.

“Tentu saja, mungkin kami bisa memenangkan beberapa gelar, tapi itu akan menjadi pekerjaan yang sulit untuk dilakukan, karena dalam situasi itu setiap klub dalam lima tahun terakhir mengalami banyak peningkatan,” ujar Pochettino.

Spurs Ada di Bawah dalam Hal Transfer Pemain

“Suatu hari lalu, saya melihat statistik dalam 10 tahun terakhir di Inggris dan di Eropa, bagaimana banyak tim menghabiskan uang. Saya pikir, kami berada di bawah, di Inggris maupun Eropa,” tambahnya.

“Tentu saja kami melakukan pekerjaan yang fantastis, tapi jika kami ingin menjadi pesaing yang sebenarnya, kami harus beroperasi dengan cara yang berbeda di masa depan,” tandas Pochettino.

Itu telah menyebabkan rumor yang mengatakan, baik Manchester United atau Real Madrid bisa memboyong pelatih berusia 46 tahun itu dari ibukota Inggris, di mana Setan Merah menunjuk Ole Gunnar Solskjaer hanya sebagai manajer sementara sampai akhir musim setelah mereka memecat Jose Mourinho pada Desember lalu.

Santiago Solari, sementara itu tidak bisa membuat Los Blancos tampil konsisten sejak diangkat sebagai pelatih permanen, setelah periode yang produktif dan Madrid juga bisa mencari manajer baru.

Pochettino Tetap Ingin Bertahan di Spurs

Namun, Pochettino juga telah menyatakan keinginannya untuk tetap bertahan di Spurs selama 20 tahun, bahkan berpotensi mengakhiri karirnya sebagai ahli taktik di klub itu – dengan reporter dan presenter Sky Sports Geoff bersikeras dia berharap dia tetap bertahan.

Berbicara di The Debate on Sky Sports, Shreeves mengatakan, “Tottenham dan posisi Pochettino di klub telah banyak dibahas. Penggemar Tottenham marah karena berpikir dia akan pergi”.

“Setelah duduk dan berbicara dengan Pochettino sendiri, saya pikir apa yang dia katakan adalah, ‘Lihat, saya ingin tetap tinggal, ini klub untuk saya’. Tapi, karena dia menginginkan yang terbaik untuk klub, dia juga mengatakan, ‘Kami perlu mengubah cara kami beroperasi’,” ungkap Shreeves.

“Dia tidak mengatakan kepada Daniel Levy (pemilik Tottenham), ‘Pakai cara saya atau saya akan pergi!’.┬áDia cuma bilang, ‘Ayo Daniel, kita sudah bekerja bersama, kita harus naik ke tingkat berikutnya’,” ungkapnya.