Gilabola.com – Manchester United belum menentukan arah soal siapa yang akan meneruskan pekerjaan Ruben Amorim, tapi mereka sudah diingatkan untuk jangan sekali-kali menunjuk satu nama, Gareth Southgate.
Sudah hampir seminggu sejak keputusan United untuk memecat Amorim dan hingga kini belum ada keputusan soal siapa yang akan memimpin tim, dengan pihak klub masih menimbang banyak nama.
Untuk saat ini, pekerjaan sementara diberikan kepada Darren Fletcher yang sebelumnya sudah memimpin di laga imbang 2-2 melawan Burnley dan dilanjutkan dengan putaran ketiga Piala FA melawan Brighton.
Tampaknya itu akan menjadi laga terakhir bagi Fletcher dalam memimpin tim sebagai karetaker, dengan Manchester United kabarnya akan memulangkan Ole Gunnar Solskjaer untuk menjadi pelatih interim.
Pihak manajemen klub sudah memutuskan, lebih baik mempekerjakan pelatih sementara hingga akhir musim sambil mempertimbangkan masak-masak soal siapa yang akan ditetapkan sebagai pelatih tetap.
Peringatan soal Nama Gareth Southgate
Ada banyak nama yang muncul sebagai kandidat manajer baru Manchester United, tapi pihak manajemen klub sekarang menerima peringatan untuk jauh-jauh dari satu nama dari daftar tersebut.
Mantan striker Manchester United dan Liverpool, Michael Owen, mengingatkan agar klub lamanya itu tidak menunjuk Gareth Southgate sebagai pelatih tetap karena berisiko tinggi.
Menurutnya, Southgate memang cukup sukses saat menangangi timnas Inggris, tapi dia sudah lama tidak menangani di level klub, sementara pekerjaan di level timnas yang hanya sesekali main dan level klub yang tiap pekan main adalah sesuatu yang berbeda.
Owen juga menekankan bahwa faktor penerimaan para fans tidak bisa diabaikan dalam keputusan sebesar ini, dengan dia yakin para pendukung klub akan memberikan reaksi keras atas penunjukan ini.
Dia menambahkan bahwa resistensi dari pada pendukung sejak hari pertama akan menyulitkan pelatih baru untuk membangun momentum, sembari tidak yakin bahwa taktik Southgate akan cocok untuk Manchester United.
Dia mengakui Southgate sebagai sosok cerdas yang mampu menangani tim besar dan membawa stabilitas struktural, tapi tanpa kesesuaian filosofi taktik bermain, itu akan percuma.
Pendapat Kami
Benar kata Owen, taktik Southgate kurang sesuai dengan gaya main Manchester United, selain rekan jejaknya di level klub sudah sangat lama sekali. Kesesuaian filosofi harus menjadi prioritas, selain penerimaan publik yang akan sangat membantu masa awal pelatih baru.

