Manchester United Diragukan Konsisten Usai Lawan City

Manchester United Diragukan Konsisten Usai Lawan City

Gilabola.com – Manchester United diragukan konsisten di Liga Inggris usai lawan Manchester City. Roy Keane menjelaskan hal itu dengan tetap memuji.

Roy Keane dilaporkan Express percaya bahwa kemenangan Manchester United atas Tottenham Hotspur bukan masalah besar, karena mentalitas para pemain Spurs. The Red Devils duduk di tangga kelima setelah mengalahkan Manchester City dan mereka tetap diragukan konsisten oleh Keane.

The Red Devils sekarang duduk di tempat kelima, 5 poin di belakang klub peringkat keempat, Chelsea. Kemenangan atas City mengejutkan banyak orang, dengan mereka tetap perlu memenangkan hampir setiap pertandingan dari sekarang untuk menyusul Liverpool yang memimpin klasemen.

“Spurs, kita tahulah bagaimana mentalitas para pemain mereka. Tapi mengalahkan Manchester City hanya bisa memberikan kepercayaan pemain The Red Devils lebih tinggi lagi,” ujar Keane.

Advertisement
NelayanBet
NelayanBet
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Para pemain telah terlalu sering dikritik dan hari ini kita semua perlu mengangkat topi kita (salut). Mereka telah bermain dengan luar biasa. Itu adalah kinerja sebenarnya dari skuad Setan Merah. Cara mereka mengelola pertandingan, dengan segala blok mereka, semua itu ditampilkan secara brilian.”

“Bagi saya itulah The Red Devils yang sebenarnya. Tapi hal yang harus mereka lakukan adalah terus konsisten. Mereka juga membutuhkan uluran tangan bantuan untuk konsisten dan mudah-mudahan mereka mendapatkan bantuan itu.”

Manchester United bangga kalahkan tim sehebat Manchester City

Solskjaer sendiri tidak ragu langsung memuji skuad Setan Merah atas penampilan mereka. “Saya telah melihat adanya perbaikan sejak saya jadi pelatih permanen,” ujarnya dengan bangga.

“Kami harus membentuk kembali skuad yang ada, mengubah budaya sebelumnya, mengubah cara kami ingin bertanding juga. Kalian bisa menyebutnya sebagai kontra-menyerang tapi kedengarannya malah jadi buruk. Bagi saya cara bermain kami adalah bergerak cepat, menyerang terus, mengalirkan bola dengan niat yang tepat (umpan-umpan terukur dan tepat).

“Tidak ada niat untuk membawa bola kembali bertahan. Kami memiliki banyak pemain dengan kecepatan, kualitas dan keterampilan yang bagus. Saya tidak ingin James, Jesse Lingard, Anthony Martial dan Marcus Rashford terus berlari ke arahku. Kami akan mengingat laga kali ini, kami telah bermain melawan tim terbaik di dunia.”