Manchester United Jangan Girang dengan Empat Besar

Gila Bola – Jan Aage Fjortoft berharap Manchester United tidak melihat finis di empat besar Liga Inggris sebagai pencapaian terbaik.

Raksasa Liga Inggris awalnya berpeluang bisa memenangkan dua trofi di musim ini, namun mereka sekarang hanya bisa terfokus untuk menjuarai Liga Europa. Pasalnya, Harry Maguire dan kolega sudah tersingkir di perempat final Piala FA dengan skor akhir 3-1 kontra Leicester City.

Seusai jalannya pertandingan, Ole Gunnar Solskjaer pun mendapatkan kritikan lantaran pelatih Manchester United itu melakukan rotasi pemain yang mana seharusnya tidak perlu dilakukan pada saat pertandingan yang penting.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Di sisi lain, klub berjuluk Setan Merah menempati urutan kedua klasemen Liga Inggris. Akan tetapi, Jan Aage Fjortoft menilai hal tersebut tidak boleh membuat mereka puas. Oleh sebab itu, MU harus bisa memenangkan trofi bergengsi. Namun, dia menjelaskan keinginan Ole Gunnar Solskjaer untuk memboyong trofi tidak sepenuhnya didukung.

Berbicara kepada ESPN, Jan Aage Fjortoft yang pernah berkarier di Liga Inggris bersama Middlesbrough itu mengatakan untuk membangun budaya kemenangan di Manchester United membutuhkan waktu.

Menurutnya, rival abadi The Citizens itu selau terbiasa berada di empat besar liga dan memang itu sesuatu yang bagus untuk sebuah klub. Namun, yang penting adalah juga harus bisa memenangkan trofi dan Ole Gunnar Solskjaer berambisi untuk memberikan gelar juara untuk MU.

Jan Aage Fjortoft menjelaskan bahwa keinginan sang pelatih juga diharapkan oleh yang lain, namun dia menilai orang-orang disekelilingnya di Manchester United lebih senang membuat trending di media sosial daripada memberikan dukungan untuk pelatihnya memenangkan pertandingan sepakbola dan menangi gelar.

Setelah jeda interasional, United akan menghadapi Brighton dalam lanjutan Liga Inggris pada 5 April mendatang.

Sementara laga antara Manchester United kontra Brighton sendiri akan digelar di Old Trafford. Setelah itu mereka akan melawan Granada di perempat final Liga Europa.