
Manchester United masih membuka kemungkinan melakukan kejutan pada hari terakhir bursa transfer. Bek kiri Newcastle United, Lewis Hall, kini masuk dalam incaran utama mereka.
Menurut laporan Daily Mail, Manchester United ingin mencoba merekrut Hall pada hari terakhir jendela transfer. Namun, jalan menuju kesepakatan diperkirakan sangat sulit.
Newcastle disebut hanya akan mempertimbangkan kepergian Hall jika menerima tawaran lebih dari £75 juta, atau sekitar Rp1,63 triliun.
Angka tersebut membuat langkah Manchester United menjadi tidak sederhana. Apalagi, Hall dianggap sebagai salah satu pemain penting bagi Newcastle.
MU Cari Pesaing untuk Luke Shaw
Posisi bek kiri memang menjadi salah satu area yang ingin diperkuat Manchester United pada musim panas ini. Mereka membutuhkan pemain baru untuk memberikan persaingan kepada Luke Shaw.
Shaw sendiri disebut mengalami kesulitan sejak Premier League bergulir kembali. Situasi tersebut membuat kebutuhan United terhadap bek kiri baru semakin masuk akal.
Meski begitu, fokus utama Manchester United dalam penguatan skuad sebenarnya lebih banyak tertuju pada posisi gelandang.
Hari terakhir bursa transfer bisa mengubah situasi dengan cepat. United masih memiliki opsi lain untuk posisi bek kiri, tetapi Hall tampaknya sudah menjadi target utama mereka selama beberapa bulan terakhir.
Newcastle Sulit Melepas Lewis Hall
Masalahnya ada pada posisi Newcastle. Hall bukan sekadar pemain yang bisa dilepas begitu saja. Ia disebut sebagai pemain kunci bagi The Magpies, sehingga Manchester United harus mengeluarkan tawaran besar untuk membuat Newcastle mau mempertimbangkan penjualan tersebut.
Terlebih lagi, negosiasi dilakukan pada hari terakhir bursa transfer. Waktu yang semakin sempit membuat peluang terciptanya kesepakatan ikut mengecil.
Semakin dekat batas waktu transfer, semakin kecil pula kemungkinan Manchester United berhasil mendapatkan tanda tangan Hall.
