Manchester United Main, Kampungnya Solskjaer Berubah Jadi Kota Hantu

Manchester United Main, Kampungnya Solskjaer Berubah Jadi Kota Hantu

Sesudah pasti jadi manajer permanen Manchester United untuk tiga tahun ke depan, kampungnya Ole Gunnar Solskjaer berubah jadi kota hantu. Ada apa?

Setiap kali Manchester United melakoni pertandingan, seluruh kota kelahiran Solskjaer berubah menjadi kota hantu. Lalu lintas mendadak sepi, mobil-mobil hilang dari jalanan kota Kristiansund, sekitar dua jam perjalanan dengan pesawat di pantai barat Norwegia.

Karena jumlah penduduknya yang hanya 25.000 orang, semua orang memiliki – atau merasa memiliki – koneksi dengan Ole Gunnar Solskjaer, entah itu teman sekolah, teman dari tetehnya, kenalan abangnya, masih saudara dari ayah-ibunya. Pokoknya semua orang di Kristiansund merasa terkoneksi dengan pelatih Setan Merah dan klub Premier League itu kini seperti memiliki sebuah basis baru di Norwegia.

Manchester United Main, Kampungnya Solskjaer Berubah Jadi Kota Hantu

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Pada pukul empat sore hari Sabtu (30/3), saat Manchester United menjamu Watford, seluruh penduduk kota kecil ini pulang ke rumah untuk menonton pertandingan di depan TV atau menyerbu bar terdekat yang memiliki siaran langsung, demikian laporan koran Inggris, The Sun.

Waktu Solskjaer masih jadi pelatih di Molde, sebuah klub di negeri itu, ia melakukan perjalanan dengan kereta api selama dua jam pergi pulang untuk melatih klub tersebut di pagi hari. Siangnya, ia pulang ke kotanya itu dengan kereta untuk melatih klub masa kecilnya, Clausenengen.

Manchester United Main, Kampungnya Solskjaer Berubah Jadi Kota Hantu

Semua penduduk kota Kristiansund akan bercerita hal-hal positif dari Solskjaer. Dia disebut ramah, selalu tersenyum, dan tak pernah menolak permintaan tanda tangan atau selfie dari anak-anak setiap kali pulang ke kota berpopulasi 25.000 orang itu. Kebanyakan mereka masih tak percaya bahwa dari kota sekecil dan seterpencil itu ada seseorang yang bukan saja menjadi pemain sebuah klub terkaya di dunia, Manchester United, tapi juga menjadi pelatih mereka.

Manchester United menang 2-1 atas Watford, Sabtu (30/3), berkat dua gol dari Marcus Rashford dan Anthony Martial, dan sekali lagi Kristiansund merasa beruntung memiliki anak kampung yang menjadi tokoh besar di Liga Inggris.