Manchester United Minta Pogba Cuekin Rasisme Di Medsos

Manchester United Minta Pogba Cuekin Rasisme Di Medsos

Gilabola.com – Manchester United minta Paul Pogba cuekin rasisme di medsos. Bintang klub Liga Inggris itu diminta fokus pada karirnya saja.

Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer mengatakan kepada Paul Pogba untuk membuat upaya secara sadar mengabaikan semua komentar miring di media sosial. Meski tak sebanyak di masa pramusim, namun semua pelecehan rasis yang ditujukan pada sang pemain sampai minggu ini masih terus bermunculan setelah ia gagal penalti.

Manajer The Red Devils percaya jika Pogba dapat bangkit dari semua hujatan keji setelah gagal penalti dalam laga melawan kubu The Wolves pada hari Senin malam. Solskjaer menyatakan bahwa sang gelandang akan menjadi lebih kuat untuk kritik dari penampilannya tetapi tidak akan berhenti terpapar perlakuan diskriminasi. Ia lantas meminta skuadnya untuk menggunakan akal sehat saat melihat media online.

Sportsmail melaporkan meningkatnya jumlah pemain di seluruh negeri yang disarankan untuk mematikan pemberitahuan Twitter untuk mencegah potensi masalah kesehatan mental. Daily Mail melaporkan jika Solskjaer lebih memilih Pogba tak membaca semua tulisan yang menyerangnya.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Anda tidak perlu membacanya sajalah,” ujar Solskjaer. “Anda tidak harus membaca setiap pesan yang ada juga. Terkadang Anda hanya perlua menutup mata untuk semua kecaman itu saja.”

“Kami tahu bahwa orang-orang yang mengejek ini bukan mayoritas, hanya beberapa segelintir orang yang bersembunyi di balik topengnya saja. Anda hanya perlu menjadi berkulit tebal dengan fokus pada karir dan menjadi pemain berprofil tinggi, sebagai pemain kami.”

Manchester United yakin Pogba bakal kuat dari sebelumnya

“Ketika saya berbicara kepada Paul saya tidak mendapatkan perasaan bahwa dia bergumul dengan semua kritik terhadapnya. Beberapa pemain, dan saya pikir Paul adalah salah satu dari mereka, mendapatkan dirinya jadi lebih kuat dari hantaman kritik. Tapi ketika itu menjadi pribadi dan ketika itu sampai ke masalah rasis maka itu hal yang berbeda. Ada titik tertentu, setiap orang punya batasnya sendiri.”

Tampilan Pogba berada di bawah pengawasan yang konsisten dan Perancis internasional mengambil beban tanggung jawab kreatif di lini tengah United. Solskjaer mengklaim tekanan yang paling intens berasal dari pemain itu sendiri, bukan dari orang lain.

“Dia mengharapkan banyak dari dirinya sendiri,” tambahnya. “Kami berharap banyak dari dia tapi kita tahu bahwa kita tidak bisa mendapatkan Roy Keane, Juan Veron, Paul Scholes, Ryan Giggs dan Eric Cantona dalam satu pemain. Sulitlah. Dia itu top, pemain top.”

“Kami berharap banyak dari pemain kami dan kami memiliki harapan tinggi musim ini. Mudah-mudahan kami dapat konsisten dan lebih menantang ketika kita masuk ke bulan April dan Mei dan Paul memainkan bagian besar saat itu.”