Manchester United Sekarang Jago Cari Penalti Ternyata Diajari Jose Mourinho

Gilabola.com – Beberapa waktu lalu, Jose Mourinho tampak menyindir gelandang Manchester United Bruno Fernandes, mengatakan, “Beberapa pemain mencetak 10 gol dalam semusim lewat banyak penalti. Ngomong-ngomong, saya tidak sedang berbicara tentang Harry Kane.”

Sementara dalam beberapa kesempatan bos Portugal itu menyindir rekor penalti mantan timnya, Marcus Rashford kini justru membocorkan bahwa Manchester United sekarang lebih cerdas dalam memenangkan penalti karena diajari oleh Jose Mourinho.

Manchester United telah memenangkan 42 tendangan penalti yang luar biasa sejak Ole Gunnar Solskjaer mengambil alih klub pada Desember 2018, terbanyak dari tim manapun dalam periode yang sama, sesuatu yang bahkan sempat mendatangkan sindiran Jurgen Klopp beberapa hari lalu.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

“Saya mendengar sekarang bahwa Manchester United mendapat lebih banyak penalti dalam dua tahun daripada yang saya dapatkan dalam lima setengah tahun,” keluh manajer Liverpool Jurgen Klopp setelah kekalahan timnya 1-0 di kandang Southampton pada Selasa (5/1) dini hari WIB.

Nah kini bos Jerman itu sekarang perlu tahu bahwa sumber utama laris manisnya penalti Manchester United belakangan ini ternyata sumber strateginya bukan dari manajer saat ini Ole Gunnar Solskjaer, melainkan bos pendahulunya yang kini membesut Tottenham Hotspur, Jose Mourinho.

Channel Gilabola di Youtube

Marcus Rashford membocorkan, “Saya ingat ketika Jose Mourinho menjadi manajer, ada lima atau enam kali di mana saya seharusnya mendapat penalti tapi tidak mendapatkannya. Jose akhirnya mengatakan kepada saya ‘Jika Anda tidak paham tentang cara Anda melakukannya, maka Anda tidak akan mendapatkannya’.”

“Setelah itu, kami mulai mendapatkan beberapa penalti. Itu adalah sesuatu hal yang perlu Anda kembangkan. Anda harus mempelajarinya dan memahaminya tentang bagaimana cara memenangkan penalti.”

Tapi penyerang berusia 23 tahun itu juga menggarisbawahi bahwa inisiatif utama dirinya dalam bermain adalah untuk menciptakan peluang mencetak gol, bukan untuk diving, mengatakan, “Sebagai penyerang, kami ingin pergi dan mencetak gol. Saat Anda berlari ke pertahanan lawan atau menggiring bola dan jika Anda melihat bek lawan datang, Anda tidak ingin dijegal karena Anda sedang mencari peluang untuk mencetak gol.”

“Tidak mungkin Anda ingin membiarkan seseorang mengambil bola dari Anda. Jadi bagi saya itu hanya kasus bahwa kami ingin mencetak gol dan pemain lawan yang ingin mempertahankan gawang mereka dan pada akhirnya penalti bisa terjadi.”

AHABET
AHABET