Manchester United Telat Lima Tahun Beli Edinson Cavani, Kini Butuh Striker Baru Lagi

Gilabola.com – Edinson Cavani tentu saja bisa dibilang salah satu striker terbaik Eropa dan dia membuktikannya dengan menjadi top skor sepanjang masa Paris Saint-Germain dengan raihan 200 gol, tapi dia bergabung ke Manchester United ketika sudah berusia 33 tahun (kini 34 tahun).

Untuk itu Mark Hughes mendesak mantan klubnya Manchester United untuk menandatangani kontrak dengan penyerang tengah baru di jendela transfer musim panas mendatang setelah mengklaim Setan Merah mendatangkan Edinson Cavani yang sudah berada di penghujung karirnya.

Striker internasional Uruguay bergabung dengan klub dengan status bebas transfer pada Oktober setelah meninggalkan juara Ligue 1 Paris Saint-Germain pada musim panas, dan telah mencetak tujuh gol dalam 24 penampilan musim ini.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Kehadiran Edinson Cavani tentu saja telah cukup melengkapi barisan penyerang ternama yang sudah dimiliki Manchester United yang bermaterikan Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Mason Greenwood, dengan bomber pemilik 118 caps bersama La Celeste memberikan pengalaman serta kualitas finishing yang lebih bagus.

Mantan bintang Wales dan Manchester United Mark Hughes memuji Edinson Cavani sebagai penyerang yang membuat sesuatu terjadi di sekitarnya, tapi dia datang ke Old Trafford saat sudah berusia 33 tahun, kini 34 tahun, dan untuk itu kini Ole Gunnar Solskjaer harus mencari striker baru karena mereka mendatangkan mantan bomber Napoli dan PSG lima tahun lebih lambat.

“United memiliki kualitas yang baik di lini serang,” kata Mark Hughes kepada Sky Sports pada Monday Night Football. “Rashford dan Greenwood sangat bagus, tetapi mungkin mereka membutuhkan Cavani lima tahun lalu ketika dia sedang dalam puncak permainannya.”

“Mereka mungkin mendapatkannya pada waktu yang salah, tetapi dia masih merupakan penyerang tengah yang luar biasa. Ketika saya melihatnya bermain di tim ini, saya pikir dia memberi mereka lebih banyak fokus, dan mereka memiliki kepercayaan diri untuk memberikan bola ke kakinya dan hal-hal terjadi di sekitarnya.”

“Kenyataannya adalah, para pemain lain yang telah saya sebutkan, termasuk Martial, mereka ingin bermain di posisi lain selain di penyerang sentral. United membutuhkan seseorang pemain dengan kualitas untuk bermain sebagai penyerang sentral untuk memberi mereka fokus dalam penyerangan.”