Manchester United Terancam Buang Setengah dari Penghuni Skuadnya

Manchester United Terancam Buang Setengah dari Penghuni Skuadnya

Gilabola.com – Manchester United ancam membuang setengah dari penghuni skuadnya di musim panas ini. Demikian ungkap sang pelatih Ole Gunnar Solskjaer.

Pelatih baru Manchester United itu ungkapkan hal tersebut, setelah skuadnya dipermalukan tim degradasi, Cardif City, 0-2, di kandang sendiri pada akhir pekan lalu. Dia juga mengatakan, skuad MU telah mempermalukan dirinya sebagai pelatih, klub dan juga suporter.

Solskjaer kemudian menunda brifing skuad Manchester United yang harusnya dilakukan Senin (13/5) lalu, dan hanya menguraikan secara singkat mengenai masa depan kepada para pemainnya.

Solskjaer lalu mengaku, dia tengah mempersiapkan langkah untuk membuang setengah dari sejumlah timnya jika dibutuhkan, karena sikap Paul Pogba dan kawan-kawan di lapangan yang dinilai telah membuat United terpuruk.

Berdoa City Menang di Piala FA

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Solskjaer juga mengingatkan para pemainnya, setelah Setan Merah menutup musim di luar empat besar, United kini harus berdoa agar Manchester City memenangkan Piala FA. Atau, seluruh jadwal tur pramusim MU harus diatur ulang.

Pasalnya, jika Watford yang memenangkan trofi Piala FA, maka United akan turun ke babak kualifikasi kedua Liga Europa musim depan, dan ini mempengaruhi jadwal pramusim MU.

Pertandingan pertama babak kualifikasi ke dua Liga Europa rencananya akan digelar pada 25 Juli. Tepat di tanggal ini, United diperkirakan tengah berada di Shanghai dan harus menggelar laga persahabatan melawan Tottenham Hotspur di laga tur pramusim.

United Kini Lebih Buruk Dibanding Era Mourinho

United harus menutup musim ini dengan menyedihkan, dengan hanya kantongi delapan poin dari kemungkinan 27 poin dan gagal kalahkan Cardiff atau Huddersfield dalam dua pertandingan terakhir.

Walau sempat meningkat di awal kepemimpinan Solskjaer, namun atmosfer yang melingkupi United di akhir musim ini malah lebih buruk dibandingkan sebelum Mourinho dipecat pada Desember lalu.