Mantan Bos Manchester City Malah Berharap Liverpool Juara

Berita Liga Inggris - Sven-Goran Eriksson yang pernah poles Manchester City ternyata lebih mendukung kubu Liverpool untuk juara musim ini.
Berita Liga Inggris - Sven-Goran Eriksson yang pernah poles Manchester City ternyata lebih mendukung kubu Liverpool untuk juara musim ini.

Gilabola.com – Mantan manajer Manchester City Sven-Goran Eriksson mengakui dia ingin Liverpool memenangkan gelar juara Premier League musim ini.

Setelah delapan pertandingan Premier League, juara bertahan Manchester City saat ini memuncaki klasemen liga dengan 20 poin, sama dengan perolehan Liverpool dan Chelsea. Selisih gol memisahkan ketiganya, sementara Arsenal dan Tottenham Tottenham Hotspur hanya terpaut dua angka di belakang.

Dengan lima besar semua memenangi enam dari delapan pertandingan mereka sejauh ini, Eriksson memprediksi akan terjadi pertarungan seru dalam perebutan gelar liga, tetapi berharap klub yang dia dukung akan keluar sebagai yang terbaik.

“Ini akan menjadi sangat menarik seperti biasanya,” kata Eriksson kepada Sky Sports. “Banyak orang mengatakan bahwa mungkin sudah waktunya untuk Liverpool (memenangkan liga). Saya berharap demikian karena di hati saya, saya adalah penggemar Liverpool. Tapi saya pikir Manchester City masih sangat kuat.”

BACA:  Liverpool dan Arsenal Difavoritkan Gaet Ousmane Dembele dari Barcelona

“Saya menyukai Liverpool musim lalu. Mereka memainkan sepakbola yang sangat baik, sangat optimis, bekerja sangat keras, sangat mengesankan.”

Advertisement
OLE777
OLE777

“Mereka membeli beberapa pemain baru sehingga mereka terlihat sangat kuat. Cepat atau lambat mereka akan memenangkannya (gelar liga), bukan? Saya harap itu akan lebih cepat.”

Eriksson menangani The Citizens hanya untuk musim 2007-08. Itu adalah pekerjaan pertama pelatih asal Swedia tersebut sejak melatih timnas Inggris dalam waktu lima tahun, yang mencakup dua kali lolos ke perempat final Piala Dunia.

Laga Internasional Kompetitif Penting Bagi Pemain

Menjelang pertandingan Inggris melawan Kroasia dan Spanyol di UEFA Nations League, pria berusia 70 tahun itu mengatakan pertandingan internasional yang kompetitif penting bagi para pemain dan penggemar.

BACA:  16 Besar Liga Champions: Inilah Calon Lawan Real Madrid

Dia menambahkan: “Saya suka pertandingan persahabatan, tapi saya menganggap laga tersebut sebagai tes untuk menguji pemain baru. Orang-orang tidak begitu menyukai itu.”

“Saya pikir laga persahabatan adalah satu hal, tetapi ketika Anda datang ke pertandingan kompetitif, itu benar-benar berbeda. Ini berbeda untuk negara, para penggemar, para pemain, jadi [UEFA Nations League] itu bagus. Tidak boleh ada terlalu banyak laga persahabatan dalam satu tahun karena itu tidak terlalu menarik.”