Marco Silva Tuduh Wasit Bantu Manchester United Menang

Liga Inggris, Marco Silva, Everton

Marco Silva tak terima kalah dan balik menuduh wasit memantu raksasa Liga Inggris Manchester United untuk menang. Sang manajer Everton ikut membahas seputar tendangan penalti yang mereka dapatkan.

Kubu Manchester United sendiri sudah menang skor 2-1 pada pekan ke-10 Liga Inggris musim 2018-2019, di Old Trafford, Senin (29/10/2018) dini hari WIB. Dua gol kemenangan atas Everton sukses dihasilkan sosok Paul Pogba dan Anthony Martial.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Dalam laga itu, salah satu gol kemenangan Setan Merah sempat dicetak dari titik putih. Penalti diberikan setelah seorang pemain Everton diklaim sudah melanggar Anthony Martial. Pelatih Everton, Marco Silva, tak menerima kekalahan timnya dan klaim wasit ada main mata dengan tim tuan rumah.

Everton dan Manchester United sendiri sempat menunjukkan permainan sama kuat. Hal itu terjadi sebelum Manchester United diberikan satu hadiah penalti memikat setelah Anthony Martial dijatuhkan di kotak terlarang.

Skuad Jose Mourinho lantas mendominasi laga dan menambah keunggulan melalui Martial setelah hadiah penalti tersebut. Gylfi Sigurdsson balas mencetak gol untuk Everton, namun hanya sekedar penggembira saja.

Marco Silva tetap menghormati wasit laga lawan Manchester United

Marco Silva lantas menyoroti insiden penalti tersebut. Marco Silva klaim penalti yang diberikan kepada lawan bukan keputusan yang benar. Ia lantas berkata bahwa Manchester United sudah enak dibantu wasit.

“Tadi itu adalah pertandingan yang berat, tetapi kami ke sini untuk menang saja. Seperti itulah kami bekerja saat bertanding. Waktu laga masih seimbang di 20-35 menit awal, penalti mulai membuat mereka berbalik unggul dan jadi nyaman dalam bertanding,” keluh Silva kepada Sky Sports.

“Momen itu bukanlah penalti saja dan jadi menyulitkan kami. Momen itu membuat mereka jadi lebih mudah bermain. Anda jadi lebih terbuka karena Anda jadi harus mengambil resiko,” lanjutnya.

“Milik kami jelas penalti, tidak seperti yang pertama mereka dapatkan. Wasit berada di sana pada saat itu dan sepertinya pemain saya menyentuh bola. Saya sendiri tidak begitu yakin kalau itu keputusan yang sulit. Saya tidak ingin membicarakannya lagi sekarang karena saya masih menghormati wasit,” pungkasnya dengan kesal.