Tottenham Hotspur tengah menghadapi situasi yang bisa berdampak besar pada masa depan tim mereka. Di tengah ambisi untuk kembali bersaing di level tertinggi Liga Inggris, satu pemain kunci justru menunjukkan tanda-tanda ketidakpuasan. Di saat yang sama, dua klub terbesar di Spanyol mulai memantau situasinya dengan serius.
Kondisi ini membuat publik bertanya-tanya: apakah Tottenham berisiko kehilangan salah satu pilar utamanya dalam waktu dekat?
Jawabannya kini semakin mengarah pada kemungkinan yang sulit dihindari.
Cristian Romero Jadi Rebutan Real Madrid dan Barcelona
Cristian Romero saat ini dikenal sebagai salah satu bek tengah paling tangguh di Premier League. Gaya bermainnya yang agresif, keberaniannya dalam duel, serta kemampuannya menjaga konsentrasi di bawah tekanan membuatnya mendapat banyak pujian.
Performa konsisten tersebut rupanya tidak luput dari perhatian klub-klub besar Eropa. Berdasarkan laporan TEAMtalk, Real Madrid dan Barcelona menunjukkan minat serius terhadap bek asal Argentina itu.
Pada usia 27 tahun, Romero sedang berada di fase emas dalam kariernya. Ini adalah periode di mana seorang pemain biasanya mencapai level terbaik, baik secara fisik maupun mental.
Sejak bergabung dengan Tottenham, Romero telah menjelma menjadi jantung pertahanan tim. Ia menjadi sosok pemimpin di lini belakang dan kerap diandalkan dalam laga-laga penting.
Namun, perkembangan pribadinya tidak sepenuhnya sejalan dengan perjalanan tim secara keseluruhan.
Ambisi Romero Tak Sejalan dengan Proyek Tottenham
Meski tampil menonjol secara individu, Romero dinilai belum mendapatkan dukungan maksimal dari proyek jangka panjang klub. Tottenham dalam beberapa musim terakhir masih kesulitan bersaing secara konsisten di level tertinggi, baik di liga maupun kompetisi lainnya.
Kondisi inilah yang disebut-sebut menjadi sumber utama kekecewaan sang pemain.
Di balik layar, Romero dikabarkan mulai merasa frustrasi dengan kebijakan transfer klub. Tottenham lebih sering fokus merekrut pemain muda, menambah kedalaman skuad, dan menjaga stabilitas keuangan, dibanding mendatangkan pemain bintang berlevel elite.
Model ini memang dinilai aman secara finansial, tetapi tidak selalu memuaskan para pemain senior yang memiliki ambisi besar untuk meraih gelar.
Bagi Romero, yang kini memasuki masa puncak karier, situasi tersebut dianggap tidak cukup mendukung target pribadinya.
Unggahan Instagram yang Picu Spekulasi
Kekecewaan Romero akhirnya mencuat ke publik melalui media sosial. Dalam sebuah unggahan di Instagram, ia mengomentari kondisi skuad Tottenham yang minim kedalaman pemain.
Ia menyebut situasi tersebut sebagai “luar biasa tapi nyata dan memalukan”.
Meski tidak secara langsung menyebut manajemen klub, pesan tersebut langsung memicu berbagai spekulasi. Banyak pihak menilai unggahan itu sebagai bentuk kritik terbuka terhadap kebijakan Tottenham, terutama di tengah masalah cedera yang sering menimpa tim.
Dengan skuad yang terbatas, Tottenham kerap kesulitan tampil maksimal di berbagai kompetisi secara bersamaan. Hal inilah yang membuat perjuangan mereka sering terhambat.
Bagi Romero, kondisi tersebut tampaknya sudah berada di batas toleransi.
Ancaman Kehilangan Pilar Pertahanan
Minat dari Real Madrid dan Barcelona membuat posisi Tottenham semakin tertekan. Kedua klub tersebut dikenal selalu mencari pemain terbaik untuk memperkuat skuad mereka, terutama di sektor pertahanan.
Jika ketertarikan ini berkembang menjadi tawaran resmi, Tottenham akan menghadapi dilema besar: mempertahankan pemain yang mulai tidak puas, atau melepasnya demi keuntungan finansial.
Kehilangan Romero tentu akan menjadi pukulan berat. Selain kualitas bertahannya, ia juga memiliki peran penting dalam membangun mental dan karakter tim di lapangan.
Kini, masa depan bek Argentina itu berada di persimpangan. Apakah Tottenham mampu meyakinkannya untuk tetap bertahan, atau justru harus merelakan kepergiannya ke Spanyol, masih menjadi tanda tanya besar.

