Mateo Kovacic Kapok Jabat Tangan John Terry!

Mateo Kovacic Kapok Jabat Tangan John Terry!

Gilabola.com – Mateo Kovacic kapok jabat tangan John Terry. Gelandang Chelsea itu meringis kesakitan usai menyalami asisten pelatih Aston Villa tersebut, usai laga yang dimenangkan the Blues, 2-1, Kamis (5/12) WIB.

John Terry kembali ke Stamford Bridge pada Rabu (4/12) malam waktu setempat, untuk pertama kalinya dalam kapasitas resmi dan sebagai asisten pelatih Aston Villa sejak ia meninggalkan Chelsea pada akhir musim 2016/17.

Legenda The Blues tersebut harus menyaksikan timnya kalah 1-2 melawan bekas klub yang pernah dibelanya selama hampir dua dekade.

Dalam laga tersebut, Tammy Abraham berhasil memecah kebuntuan di pertengahan babak pertama, sebelum Villa menyamakan kedudukan sesaat sebelum babak pertama usai lewat gol Trezeguet. Namun, tendangan voli luar biasa yang disodorkan Mason Mount tak lama setelah restart, memastikan tuan rumah Chelsea amankan poin sempurna.

Advertisement
advertisement
advertisement
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Usai pertandingan, Mateo Kovacic yang bermain penuh selama 90 menit untuk Chelsea berjalan ke pinggir lapangan dan menyalami sejumlah orang di depan bench lawan, termasuk Terry yang berdiri persis di depan lorong pemain.

Tapi, baru saja tangannya menggenggam tangan sang legenda the Blues itu, mimik wajah Kovacic langsung berubah meringis kesakitan. Aw aw aaaww.. Begitu kira-kira kata-kata yang keluar dari mulut bintang asal Kroasia tersebut sembari berusaha menarik tangannya dari genggaman Terry.

Melihat Kovacic kesakitan, Terry langsung meminta maaf. Setelah meminta maaf, Terry langsung berbalik menyalami pemain-pemain lain yang baru masuk dari lapangan. Sedangkan Kovacic, langsung pergi sambil mengibas-ngibasnya tangannya yang sakit, berbalik ke arah Terry sembari meringis dan melambaikan tangannya setengah meminta maaf. Kapok deh!

Hati-hati, JT Bone Crusher!

Mateo Kovacic tampaknya dengan serius menyesali keputusannya untuk berjabat tangan dengan mantan pentolan Chelsea itu. Tampaknya, ada pelajaran berharga untuk semua orang: jangan pernah berjabat tangan dengan JT!

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan Guardian pada 2007 lalu, ada banyak jenis jabat tangan – termasuk ‘Bone Crusher’, yang terdengar tidak menyenangkan.

Menurut Give Me Sport, Terry jelas mengeluarkan Bone Crusher untuk Kovacic – tetapi apa artinya ini tentang kepribadian pensiunan bek?

“Pesan meremas tangan Anda sampai Anda merasa nyeri dirancang untuk mengintimidasi Anda,” demikian laporan The Guardian.

“Bahkan ketika orang tersebut mungkin tidak tahu seberapa kuat mereka, masih ada pesan intimidasi dan kekuatan di balik cengkeramannya. Anda tidak perlu berpura-pura menjadi pengecut di hadapan mereka, dan, pada kenyataannya, mereka mungkin merespons Anda secara positif jika Anda menampilkan diri Anda dengan kekuatan. Hanya saja, jangan ikut kontes meremas tangan saat Anda berjabat tangan, karena dengan begitu itu akan menjadi kompetisi dan bahkan jika Anda menang, Anda akan kalah,” lanjut laporan tersebut.

Jadi, begitulah: ‘Bone Crusher’ menjadi adalah senjata yang digunakan orang-orang yang kompetitif, yang menjelaskan mengapa Terry melakukan pada Kovacic, atau mungkin pada orang-orang yang lain.

Sebagian besar pemain sepakbola sangat kompetitif dan tidak bisa diukur setinggi apa rasa kompetitif mereka, seperti halnya yang dimiliki Terry selama karirnya, kecuali jika Anda memandang rendah sebuah kekalahan. Dan fakta bahwa dia baru saja menyaksikan Villa kalah dari Chelsea, telah meningkatkan peluang Terry untuk mengeluarkan beberapa Bon Crusher pasca pertandingan ini.