Mauricio Pochettino Minta Gaji Selangit untuk Pindah ke Juventus

Mauricio Pochettino Minta Gaji Selangit untuk Pindah ke Juventus

Gilabola.com – Pelatih Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino tuntut kesepakatan 17 juta Poundsterling atau sekitar Rp315 miliar per musim untuk pindah ke Juventus.

Pochettino santer diberitakan akan tinggalkan Tottenham Hotspur setelah berhasil membawa the Lilywhites ke final Liga Champions musim ini. Sementara, Juventus berniat untuk melepas Massimiliano Allegri di akhir musim ini dan tengah mencari penggantinya. Nama pelatih asal Argentina ini seketika muncul seiring munculnya berbagai spekulasi jelang dibukanya bursa transfer musim panas.

Namun, Pochettino diberitakan jual mahal pada raksasa Serie A tersebut. Ia menuntut bayaran mahal hingga 17 juta Pounds untuk alihkan tugasnya ke Turin. Demikian klaim sejumlah media di Italia.

Menurut Corriere dello Sport, Juventus telah lakukan kontak dengan Pochettino meskipun Allegri masih menjabat saat ini. Namun, pimpinan Juve Andrea Agnelli tak mau terburu-buru amankan jasa Pochettino, karena ia masih menunggu Maurizio Sarri yang punya kemungkinan tinggalkan Chelsea.

Punya Ambisi Besar

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Walau baru teken kontrak baru lima tahun di Spurs pada Mei tahun lalu, Pochettino baru-baru ini tunjukkan ambisi pribadinya yang besar, dan mengaku pernah menolak tawaran Real Madrid.

Sementara tangis bahagia Pochettino setelah Spurs kalahkan Ajax di leg kedua semi final semata menunjukkan kebanggaannya pada hasil kinerja seluruh timnya. Sementara komentar yang dilontarkan pelatih tersebut setelah itu, menunjukkan bahwa dia tak akan mengikat dirinya dengan Spurs, jika mereka memilih jalan di tempat.

“Masalahnya adalah, saya perlu tahu apa yang harus kita capai atau apa yang akan kita perjuangkan. Saya tidak terbuka untuk memulai bab baru tanpa rencana, tanpa ide yang jelas, dan tidak transparan,” tegas Poch ketika itu.

“Jika kami yakin kami bisa beroperasi dengan cara yang sama seperti yang kami lakukan dalam lima tahun terakhir, lalu kami merasa bahwa kami akan berada di final Liga Champions dan selalu ada di posisi empat besar setiap musimnya untuk bersaing dengan Manchester City atau Liverpool, atau Manchester United, saya pikir kami sangat naif,” tambahnya.