Mauricio Sarri Kutuk Dugaan Rasis Fans Chelsea Terhadap Raheem Sterling

Mauricio Sarri Kutuk Dugaan Rasis Fans Chelsea Terhadap Raheem Sterling

Gilabola.com – Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, mengutuk dugaan pelecehan rasis yang dialami bintang Manchester City, Raheem Sterling, dan menyebutnya sebagai sesuatu yang ‘menjijikkan’.

Rekaman video dari Stamford Bridge menunjukkan bagaimana sekelompok laki-laki yang digambarkan sebagai suporter Chelsea telah mengolok-olok warna kulit Raheem Sterling, saat pemain Timnas Inggris itu akan mengambil bola. Dalam laga yang digelar akhir pekan lalu tersebut, Manchester City kalah 0-2 di Stamford Bridge.

Empat orang suporter Chelsea yang fotonya cukup viral di dunia maya, membantah telah melecehkan Raheem Sterling secara rasial. Akibat tindakan tak terpuji mereka terhadap  mantan bintang Liverpool itu, The Blues pun telah melarang keempatnya masuk dan menonton di Stamford Bridge akibat dugaan serangan verbal.

Maurizio Sarri Mengutuk Keras Aksi Diskriminasi

Maurizio Sarri pun kembali ditanya wartawan mengenai insiden mengejutkan di laga kontra Manchester City tersebut, jelang pertandingan Liga Europa yang akan dilakoni Chelsea di kandang tim Hongaria, Vidi FC.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

“Itu menjijikkan. Saya mengutuk segala bentuk diskriminasi. Tapi saya harus berhenti (berkomentar) pada tahap ini, karena penyelidikan sedang dilakukan,” tandas pelatih asal Italia tersebut.

Raheem Sterling Saat Dilecehkan Beberapa Fans Chelsea yang Kini Sudah Di-Banned dari Stamford Bridge.

Eden Hazard juga berbicara tentang insiden itu kemarin, di mana dia juga sangat kritis terhadap mereka yang terlibat dalam dugaan pelecehan rasial yang sangat keji terhadap Raheem Sterling.

Eden Hazard: Fans Tapi Bukan Fans

“Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah, saya mendukung sang pemain. Sterling pemain yang fantastis. Sedang ada investigasi, jadi kami tidak tahu apa yang akan terjadi. Mereka ingin disebut penggemar, tapi bagi saya, mereka bukan penggemar,” tegas Eden Hazard.

“Penggemar Chelsea yang tepat hanya bernyanyi untuk Chelsea, dan menikmati permainan. Saya sepenuhnya mendukung Raheem, dan rasisme semacam itu tidak boleh terjadi lagi berada di stadion,” tambahnya.

Sterling berbicara mengenai serangan berbau rasial itu pada Minggu (9/12) lalu, di mana dia mengklaim bahwa dia tidak mengharapkan yang lebih baik, dan bersikeras dia hanya bisa tertawa.

Pemain berusia 24 tahun itupun punya catatan gemilang di Liga Premier. Ia meraih penghargaan sebagai Pemain Liga Premier Terbaik di bulan November, setelah membukukan tiga gol dan tiga assist untuk Manchester City.