Maurizio Sarri Sempat Diminta Chelsea Mainkan Hudson-Odoi

Maurizio Sarri Sempat Diminta Chelsea Mainkan Hudson-Odoi

Gilabola.com – Maurizio Sarri pernah diperintahkan penasihat Chelsea untuk mainkan Callum Hudson-Odoi.

Seorang penasihat hierarki the Blues mengklaim, mantan manajer asal Italia itu sebenarnya telah diperintahkan untuk berikan waktu bermain pada bintang muda Timnas Inggris tersebut untuk meredam tekanan dari para suporter.

Hudson-Odoi menjadi salah satu bintang terobosan musim lalu, meskipun Sarri enggan untuk memperkenalkan pemain baru pada skuadnya, karena khawatir para pemain yang jarang dimainkan akan bertambah frustrasi jika ia datangkan wajah baru.

Pemain sayap berusia 18 tahun itu baru-baru ini setuju untuk memperpanjang kontraknya selama lima tahun baru di Chelsea, usai diangkatnya Frank Lampard sebagai pelatih mereka. Namun, ia sempat ngotot ingin pindah ke Bayern Munchen selama Sarri menjabat sebagai pelatih di Stamford Bridge.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Hudson-Odoi mendapat cap pertamanya bersama Timnas Inggris sebelum ia mendapatkan menit pertamanya bersama Chelsea di Liga Premier. Lalu, penasihat pemilik klub, Roman Abramovich, mengungkapkan ada tekanan besar pada Maurizio Sarri dari jajaran atas untuk mulai turunkan pemain muda.

“Saya menikmati pemain muda. Lampard memberi enam sampai tujuh pemain muda dari akademi. Itu masa depan,” ujar pelatih dan pemantau bakat asal Belanda yang merangkap sebagai penasehat Abramovich, Piet de Visser, kepada De Volkskrant yang dilansir Standard Sport.

Sementara Hudson-Odoi, menurutnya saat itu tak mau menandatangani kontrak baru yang disodorkan klub. “Saya memberi tahu Chelsea: jangan pernah kehilangan Hudson-Odoi. Dia akan menjadi Hazard baru. Tapi, Marina (Granovskaia, kepala eksekutif Chelsea) mengatakan, dia tidak mau menandatanganinya,” tambahnya.

“Dan anda tahu, kenapa dia tidak mau? Karena Sarri tidak memainkannya. Lalu, Sarri kami perintahkan untuk mengerahkannya di lapangan, dan dia pemain terbaik skuad itu,” tandas De Visser.

Sementara larangan transfer FIFA menahan keinginan the Blues untuk datangkan pemain baru, Lampard justru punya komitmen yang kuat terhadap para pemain muda, bahkan sejak ia menjadi manajer Derby County musim lalu,” tambahnya.

Namun, Hudson-Odoi mengungkapkan dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Standard Sport bulan lalu, Lampard juga telah membawa suasana yang jauh lebih membahagiakan dan lebih positif ke kubu Chelsea daripada pendahulunya.

De Visser menambahkan, klub sempat mempertimbangkan untuk menjual Tammy Abraham, di mana pemain internasional Inggris itu sekarang menjadi top skorer bersama di Liga Premier musim ini.

Penasihat Abramovich berusia 85 tahun itu menjadi bagian Chelsea saat Lampard masih menjadi pemain dan mengikutinya dengan cermat di musim pertamanya di manajemen klub. Kini, De Visser berharap melihat Lampard – yang datang menggantikan Maurizio Sarri musim pnas lalu, menyudahi kekalahan di Chelsea dan menikmati karirnya.