Mesut Ozil Bantu Pemain Muda Arsenal Sehebat Dirinya

Mesut Ozil Bantu Pemain Muda Arsenal Sehebat Dirinya

Gilabola.com – Mesut Ozil bantu pemain muda Arsenal agar sehebat dirinya. Bintang klub Liga Inggris itu lantas membagikan sarannya.

Mesut Ozil telah mengatakan kepada para pemain muda Arsenal, Joe Willock dan Reiss Nelson, untuk tetap percaya pada kemampuan mereka sendiri. Mereka harus pede saat skuad Unai Emery berjuang untuk mempertahankan awal yang mengesankan untuk petualangan musim baru mereka.

Gelandang Willock, 20 tahun, dan pemain depan Nelson, 19 tahun, telah memulai kedua pertandingan Liga Premier mereka. Kepala pelatih Emery bisa memilih untuk membuat perubahan susunan pemain untuk perjalanan ke Liverpool pada hari Sabtu, di mana pihaknya mengejar hasil kemenangan terus.

Ozil merasa tetap fokus pada apa yang membuat mereka ke tim utama akan membantu mereka mengatasi banyak tantangan masing-masing di depan. “Saya hanya ingin mengatakan bahwa hal yang paling penting adalah untuk percaya pada diri sendiri saja,” ujar Ozil.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Tentu saja Anda memiliki beberapa hari ketika tidak berjalan dengan baik, tetapi Anda harus percaya pada diri sendiri, tetap bekerja. Hal yang paling penting adalah untuk bersenang-senang.”

“Jika Anda tidak bersenang-senang, jika Anda gagal dan Anda membuat kesalahan, maka Anda akan kecewa. Tapi tidak mendengarkan siapa pun, Anda tahu seberapa baik Anda, percaya pada diri sendiri dan bersenang-senang sajalah,” lanjutnya lagi melalui Herald.

Mantan pemain internasional Jerman itu belum turun bertanding untuk Meriam London musim ini. Bersama dengan rekan satu tim Sead Kolasinac, Ozil telah melewatkan kemenangan akhir pekan lalu lawan Burnley karena sakit.

Pengalaman Ozil di Schalke membantunya hingga ke Arsenal

Setelah datang melalui barisan tim muda di Schalke untuk pergi dan bermain di Werder Bremen dan kemudian Real Madrid juga sebelum bergabung ke kubu The Gunners pada bulan September 2013, Ozil tahu persis bagaimana rasanya berjuang jadi yang terbaik. “Saya dulu gugup (ketika memasuki ruang ganti tim utama di Schalke), tetapi juga senang karena itu adalah pertama kalinya saya menghabiskan waktu dengan para pemain top,” kenangnya.

“Saya tidak berbicara banyak di ruang ganti, hanya plenga-plengo ke kiri dan kanan dan tidak bisa percaya bisa berada di sini sekarang bermain dengan mereka. Itu adalah momen yang luar biasa bagi saya. Saya hanya melihat dan berpikir, ‘Oh Tuhan, sekarang saya ada di sini nih! Sekarang saya harus menunjukkan kualitas saya, Yosssh’.”

“Lebih mudah bagi saya untuk menunjukkan potensi saya karena mereka semua banyak membantu. Mereka berdiri di belakang saya, jadi saya bisa hanya menikmati bermain sepak bola saja. Mereka berbicara kepada saya dan mengatakan bahwa saya memiliki banyak kualitas, santai saja, percaya pada diri sendiri dan waktu Anda akan datang.”