Mesut Ozil Redam Kasus Di Arsenal Dengan Aksi Sosial

Mesut Ozil Redam Kasus Di Arsenal Dengan Aksi Sosial

Gilabola.com – Mesut Ozil meredam kasus seputar transfernya di klub Liga Inggris Arsenal dengan aksi sosial. Hal ini patut diapresiasi semua fansnya.

Mesut Ozil yang masih menjadi bintang Arsenal sudah lama terkenal karena aksi sosialnya. Baru bulan lalu ia mendanai operasi untuk 1000 anak dan berbagi makanan untuk 16.000 orang yang membutuhkan bantuan.

Saat ini dirinya masih belum reda dari kabar akan dipinjamkan ke Fenerbahce. Setelah adanya bantahan dari kubu Fenerbahce, The Gunners diminta bersabar dan membayar sebagian gaji sang pemain jika ada klub yang mau membelinya. Kasus ini membuat namanya meredup.

Ozil tidak mau terlalu larut dengan masalah transfer dan memilih mengingatkan para pengikutnya di media sosial tentang proyek amal Big Shoe Project (Sepatu besar). Ozil sendiri telah menjadi bagian dari kegiatan amal itu sejak Piala Dunia 2014 di Brasil.

Arsenal dan Mesut Ozil masih belum bisa dipisahkan

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Proyek amal sepatu besar sendiri dilaporkan TF membantu mendanai dokter yang beroperasi anak-anak di daerah-daerah miskin dunia. Ozil meningkatkan kesadaran untuk amal setelah membayar penuh biaya operasi dari 11 anak yang memerlukan bantuan di tahun 2014 silam.

Ia telah memenangkan Piala Dunia 2014 tetapi mengungkapkan apa yang lebih penting baginya daripada dinobatkan sebagai juara. Hal yang lebih penting itu adalah ‘membantu orang lain’.

Ozil lantas membagikan postingan di media sosial yang mengingatkan para pengikutnya soal proyek sepatu besar lima tahun setelah 2014 Piala Dunia. Ia memperlihatkan bukti proyek melalui foto anak yang dioperasikan dan dokter yang terlibat.

Ozil yang tak laku-laku saat ini berada di Amerika Serikat sebagai bagian dari tur pramusim Arsenal. The Gunners akan melawan Bayern Munchen, Fiorentina, dan Real Madrid di International Champions Cup. Mereka juga akan melawan Colorado dalam laga persahabatan.