
Gilabola.com – Michael Carrick langsung memberikan pesan tegas dan tantangan kepada anak-anak asuhnya dalam wawancara perdananya usai dia diperkenalkan sebagai pelatih interim Manchester United.
Dalam perkenalannya itu, Carrick juga menjelaskan alasan menunjuk Steve Holland dan Jonathan Woodgate dalam staf kepelatihan, serta mengungkapkan harapannya jelang laga berat melawan Manchester City dan Arsenal di Premier League.
Seperti yang sebelumnya diperkirakan, Manchester United akhirnya menunjuk Carrick sebagai pelatih interim hingga akhir musim, mengalahkan Ole Gunnar Solskjaer yang sebelumnya juga difavoritkan.
Carrick akan langsung menggantikan peran Darren Fletcher, yang sempat dipercaya untuk memimpin tim dalam dua pertandingan melawan Burnley dan Brighton usai pemecatan Ruben Amorim.
Kini, dalam wawancara perdananya sebagai pelatih interim klub, eks bos Middlesbrough itu langsung menantang para pemainnya dan menegaskan bahwa para pemain harus menunjukkan performa yang membuat dia tidak bisa duduk tenang di bangku pelatih.
Juru taktik berusia 44 tahun itu menuntut para pemain Manchester United untuk bermain agresif, penuh energi, dan mampu membuat para pendukung klub menikmati sepak bola mereka di atas lapangan.
Carrick juga menekankan bahwa tanggung jawab menangani tim sebesarĀ The Red DevilsĀ bukan perkara kecil. Dia sadar betul dengan ekspektasi besar di sini dan mengakui dorongan kuat dari keluarga serta pendukung agar tim segera menunjukkan hasil positif.
Kembalinya Carrick ke Manchester United, di mana dia menghabiskan 12 tahun karirnya di sini, terasa sebagai momen yang emosional. Dia merasa klub tidak pernah benar-benar meninggalkan hidupnya sehingga momen reuni ini terasa alami.
Carrick juga berbicara tentang kondisi internal tim, mengatakan bahwa suasananya positif dan banyak orang yang ingin bergerak ke arah yang sama, sembari menyadari adanya tekanan tinggi dan risiko kekecewaan di Old Trafford.
Berbicara tentang targetnya, Carrick mengakui bahwa kondisi tim sedang tidak baik karena tersingkir dari semua piala dan tertinggal di Premier League, tapi dia optimis bisa membawa United lolos ke sepak bola Eropa musim depan.
Untuk duel menghadapi Manchester City di laga berikutnya, pelatih berusia 44 tahun itu menegaskan bahwa timnya harus berani bermain terbuka dan tidak takut menghadapi lawan yang kuat.
Pendapat Kami
Tantangan Carrick adalah apa yang dibutuhkan para pemain Manchester United saat ini, tapi yang tak kalah penting adalah bagaimana reaksi para pemain atas tantangan ini, mengingat inkonsistensi yang mereka tunjukkan selama ini.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!