Gilabola.com – Laga minim peluang antara Arsenal vs Liverpool justru melahirkan insiden panas di akhri laga saat Gabriel Martinelli terlibat dalam momen panas dengan Conor Bradley yang terpakar cedera, memancing pembelaan terbuka dari Mikel Arteta.
Sejak awal laga, kedua tim bermain dengan tempo hati-hati. Arsenal lebih banyak menguasai bola, sementara Liverpool memilih menunggu kesempatan dan melakukan serangan cepat.
Meski tampil dominan, The Gunners gagal menciptakan peluang berarti, dengan serangan-serangan mereka jarang menguji Alisson Becker, dan malah The Reds yang lebih dulu hampir mencetak gol.
Conor Bradley mendapatkan peluang terbaik pertandingan di babak pertama ketika dia memanfaatkan kesalahan koordinasi antara David Raya dan Gabriel, sayangnya bola hanya membentur tiang gawang.
Di babak kedua, Liverpool lebih agresif dan lebih mendominasi bola, sementara serangan Arsenal tampak tidak terstruktur dengan baik. Hanya saja, penyelesaian kedua tim cukup buruk sehingga gol tak kunjung tercipta.
Ketegangan justru memuncak di akhir laga saat intensitas pertandingan mulai meningkat. Bradley terjatuh di sisi lapangan setelah berusaha mengamankan bola dan mendarat dengan posisi yang tidak ideal.
Bradley tampak kesakitan dan tidak bisa segera bangkit. Di tengah situasi tersebut, Gabriel Martinelli justru dengan bodohnya menendang bola ke arah Bradley dan berusaha mendorongnya keluar lapangan.
Aksi itu memicu reaksi keras dari para pemain Liverpool, dengan wasit akhirnya mengganjar kartu kuning pada Martinelli, sementara Ibrahima Konate juga mendapat kartu karena protes keras.
Pembelaan Mikel Arteta
Usai pertandingan, Mikel Arteta memberikan penjelasan terkait insiden itu. Dia mengatakan bahwa saat itu Martinelli tidak mengetahui kondisi sebenarnya dari Bradley.
Taktisi Spanyol itu mengaku bahwa Martinelli adalah pemain dengan perangai baik dan insiden itu murni terjadi karena kesalahpahaman di tengah emosi pertandingan. Dia juga mengatakan akan langsung mengajak pemainnya itu berbicara masalah ini.
Di pihak Liverpool, Slot sebelumnya sudah membeberkan kekhawatirannya terhadap cedera Bradley, menilai bahwa cedera itu tampak serius karena sang pemain barus meninggalkan lapangan dengan ditandu.
Taktisi Belanda itu menambahkan bahwa kepastian baru akan diperoleh setelah pemeriksaan lanjutan, namun secara kasat mata, cedera itu memang tampak mengkhawatirkan.
Pendapat Kami
Arteta sebagai pelatih tentu wajar membela pemainnya, meski dia juga harus memastikan untuk membicarakan hal ini kepada Martinelli. Di sisi lain, kekhawatiran Liverpool atas cedera Bradley jauh lebih penting dari perdebatan siapa yang salah dalam insiden ini.

