Mikel Arteta Membuat Masa Depan Arsenal Menjanjikan

Mikel Arteta Membuat Masa Depan Arsenal Menjanjikan

Gilabola.com – Mikel Arteta dinilai membuat masa depan klub Liga Inggris Arsenal menjanjikan setelah sempat diragukan oleh Arsene Wenger.

Mikel Arteta dilaporkan The Mirror telah mendapatkan pujian dari dua pundit BT Sport, Martin Keown dan Rio Ferdinand. Mereka berdua menilai jika sang manajer telah membuat masa depan Arsenal jadi menjanjikan setelah menyaksikan laga imbang skor 2-2 lawan Chelsea yang membuat Arteta terharu.

The Gunners berjuang habis-habisan di Stamford Bridge setelah David Luiz diusir dengan kartu merah. Mereka bahkan dalam kondisi tertinggal saat harus bermain dengan 10 orang saja.

Tidak jadi bulan-bulanan, mereka malah bangkit dan bahkan sanggup mengimbangi skor yang ada termasuk akibat sumbangsih pemain muda Gabriel Martinelli. Kubu polesan Frank Lampard sempat diduga akan menang saat laga akan berakhir, namun Hector Bellerin menegaskan hasil imbang di laga tersebut.

Advertisement
NelayanBet
NelayanBet
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Kalian telah menyaksikan satu tim yang luar biasa malam ini, dan kalian semua telah melihat masa depan di laga itu,” ujar Keown. “Martinelli, golnya. Semangat juang, antusiasme mereka. Kita sudah terlalu lama menantikan hal yang seperti ini.”

Mikel Arteta berhasil menanamkan dasar kuat di Arsenal

“Martinelli benar-benar telah memperlihatkan performa luar biasa malam ini, Buyako Saka dan bahkan Granit Xhaka saat dia menjadi pemain bertahan tengah, penampilan yang sangat enak disaksikan. Mereka (The Gunners) memperlihatkan karakter sesungguhnya. Untuk sebagian besar laga tadi, mereka bahkan kekurangan dengan bermain 10 pemain saja.”

Ferdinand merasa jika semangat juang yang diperlihatkan oleh skuad Meriam London didapatkan dari manajer mereka, Arteta. Hasil pertandingan tadi bisa membuktikan semangat mereka musim ini.

“Saya pikir Arteta menularkan mentalitasnya kepada para pemain. Kami sudah sering membicarakan masalah ini sebelumnya, ia telah menerima satu grup berisi para pemain dengan mentalitas tidak kuat.”

“Laga tadi sepertinya adalah titik balik mereka. Cara mereka bangkit untuk menciptakan gol, hanya bermain 10 orang, cara mereka menyelesaikan laga itu menuntut karakter yang kuat. Menuntut adanya mentalitas yang kuat dan berkualitas. Mereka telah memperlihatkan itu semua hari ini.”