Mikel Arteta Perlu Dana Transfer 3,5 Trilyun Demi Kembalikan Kejayaan Arsenal

Gila Bola – Arsenal terancam gagal berkompetisi di kompetisi antarklub Eropa musim mendatang saat skuad asuhan Mikel Arteta masih terpaku di papan tengah klasemen, dan mantan manajer legendaris di London utara tahu bagaimana mengembalikan kejayaan The Gunners di masa mendatang.

Mikel Arteta akan membutuhkan belanja transfer besar-besaran setidaknya Rp 3,5 Trilyun untuk mendatangkan pemain berkualitas dan membuat Arsenal kembali menjadi tim yang kompetitif, menurut George Graham yang meminta petinggi klub untuk mendukung manajer mereka di pasar transfer.

Sebenarnya tim London utara itu kadang-kadang melonggarkan keuangan mereka di beberapa jendela transfer terakhir, membawa pemain-pemain mahal seperti Nicolas Pepe yang memecahkan rekor transfer klub senilai Rp 1,38 Trilyun pada 2019 dan Thomas Partey senilai Rp 860 Milyar.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Hanya saja mereka masih tetap tertinggal dari rival-rival elit Premier League mereka dalam hal investasi pemain dengan klub-klub seperti Manchester United, Manchester City, hingga Chelsea yang membuat Arsenal terus gagal bersaing untuk memperebutkan gelar, bahkan sudah beberapa musim absen dari Liga Champions.

George Graham, yang pernah mempersembahkan dua gelar liga untuk klub, menegaskan bahwa situasi perlu diubah di Emirates Stadium agar Arsenal dapat kembali ke perebutan gelar Mikel Arteta perlu mendapatkan dukungan di pasar transfer untuk mendatangkan bakat kelas dunia.

Menilai skuad The Gunners musim 2020/2021, George Graham mengatakan kepada Express Sport, “Mereka punya masalah, tetapi mereka dapat memperbaikinya dengan tiga pemain. Arteta melakukan pekerjaan dengan sangat baik. Tetapi sementara dia meningkatkan para pemain, dia hanya akan meningkatkan mereka sampai titik tertentu.”

“Mereka harus memiliki kemampuan alami untuk naik ke level berikutnya. Arsenal memiliki pemain muda yang luar biasa, tetapi mereka membutuhkan bantuan. Pemain berkualitas di sekitar mereka untuk menunjukkan jalan menuju kejayaan. Mereka harus keluar dan membeli dua atau tiga pemain, masing-masing seharga Rp 1,5 Trilyun hingga Rp 2 Trilyun.”