
Gilabola.com – Arsenal dibuat gelisah setelah William Saliba absen mendadak dalam laga imbang 1-1 melawan Chelsea, dengan Mikel Arteta menjelaskan bahwa sang bek mengalami ketidaknyamanan saat latihan, dan belum diketahui kapan dia bisa kembali.
Sementara itu, Gabriel Magalhaes juga masih cedera dan kondisi tim terus tertekan karena banyaknya pemain yang tumbang pada pekan yang padat tersebut.
Saliba sebelumnya dijadwalkan tampil di Stamford Bridge, namun Arteta memutuskan mencoret namanya setelah mendapat laporan bahwa sang pemain merasa tidak nyaman pada sesi latihan sehari sebelum pertandingan. Klub menyebut bahwa masalah itu muncul secara tiba-tiba.
Arteta menuturkan bahwa tim medis perlu menelusuri penyebab ketidaknyamanan tersebut karena dia menganggap masalah itu tidak besar, tetapi cukup mengganggu sehingga Saliba tidak bisa ikut bertanding. Keputusan itu dianggap sebagai langkah pencegahan.
Kehilangan Saliba dianggap mengejutkan karena Arteta sangat jarang memainkan laga Premier League tanpa hadirnya Saliba atau Gabriel. Catatan menunjukkan bahwa ini baru terjadi untuk kedua kalinya sepanjang lebih dari tiga tahun masa kerjanya.
Gabriel sendiri masih menjalani pemulihan dan diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama. Situasi ini memaksa Arteta melakukan perubahan besar di lini belakang.
Arteta mengakui bahwa ia tidak mengetahui kapan Saliba bisa kembali berlatih. Dia menyampaikan bahwa pemain tersebut akan menjalani tes tambahan untuk memastikan sumber rasa tidak nyaman itu.
Selain itu, dia menambahkan bahwa kondisi Gabriel membuat Arsenal tidak memiliki banyak pilihan di posisi bek tengah. Hal ini menambah rumitnya penentuan susunan pemain.
Pekan Berat dan Respons Skuad
Arteta menjelaskan bahwa pekan ini sangat menguras tenaga timnya karena mereka baru melewati derbi melawan Tottenham dan laga berat menghadapi Bayern Munchen. Beberapa pemain juga tumbang akibat intensitas pertandingan tersebut.
Dia menyatakan bahwa perjalanan pekan ini menunjukkan betapa rapuhnya komposisi skuad ketika beberapa pemain inti cedera dalam waktu berdekatan. Kekurangan itu terlihat jelas pada laga melawan Chelsea.
Arteta menyebut bahwa dia harus memainkan susunan lini belakang yang belum pernah dicoba sebelumnya. Kondisi itu muncul karena kapten masih absen, striker utama belum kembali, dan Kai Havertz juga tidak tersedia.
Selain itu, Leandro Trossard mengalami cedera pada laga sebelumnya sehingga menambah daftar masalah. Arteta menilai timnya harus cepat beradaptasi.
Meskipun demikian, dia tetap menilai bahwa para pemain memberikan respons positif. Dia menyampaikan bahwa para pemain sangat ingin saling terhubung dan bekerja sama meski situasinya berat.
Arteta menganggap laga melawan Chelsea sebagai ajang pembelajaran penting karena banyak pemain harus turun dalam kondisi tidak ideal. Dia menilai pertandingan itu memberi kepastian bahwa para pemain pengganti tetap mampu tampil baik.
Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!