Mohamed Salah Bakal Digantikan Minamino di Liverpool

Mohamed Salah Bakal Digantikan Minamino di Liverpool

Gilabola.com – Mohamed Salah bakal melihat lini serang Liverpool menjadi lebih baik, sekaligus perannya yang mulai tergantikan dengan datangnya Takumi Minamino dari RB Salzburg.

Bulan depan, the Reds siap memboyong Minamino dari Salzburg dalam kesepakatan 7,25 juta Poundsterling. Kecuali terjadi masalah medis di menit-menit terakhir, Minamino akan menjadi pemain Liverpool tepat saat jendela transfer musim dingin dibuka 1 Januari mendatang. Diyakini, susunan pemain di lini serang klub Anfield itu akan langsung alami perubahan.

Pemain internasional Jepang itu mencetak gol dan membantu Salzburg hadapi gempuran the Reds di laga kedua fase grup Liga Champions yang dimenangkan Liverpool 4-3 di Anfield, Oktober silam. Pemain berusia 24 tahun itu kemudian tampil mengesankan lagi saat kedua tim bertemu di pertandingan keenam pekan lalu, di mana the Reds menang 2-0.

Penyerang multifungsi ini mencentang sejumlah persyaratan yang diidamkan The Reds. Yakni, berada di usia yang tepat, terbiasa bermain dalam sistem yang berenergi tinggi, bisa bermain di sejumlah posisi dan punya nilai jual yang luar biasa.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Hal lainnya, meskipun Takumi Minamino bisa bermain di mana saja di lini depan, yakni sebagai gelandang serang atau bahkan di lini tengah yang diisi tiga pemain, pemain yang disebut-sebut bisa gantikan Salah ini akhirnya akan menjadi satu-satunya pemain yang memungkinkan klub untuk memberi Roberto Firmino kesempatan rehat sejenak.

Penyerang asal Brasil itu terakhir kali tidak dimainkan sebagai starter, dalam setidaknya 31 dari 38 pertandingan Liga Premier yang dilakoni Liverpool, adalah selama musim debutnya di Inggris.

Sementara itu, Sadio Mane juga telah bermain sebagai starter dalam sedikitnya 30 pertandingan, dan permainan Mohamed Salah tidak bisa dijadikan pengganti Firmino.

Tapi ini mungkin bukan masalahnya. Penandatanganan Minamino memang akan mengurangi beban kerja Firmino, tetapi dampak terbesarnya kemungkinan bakal berpengaruh pada Salah.

Di mata banyak orang, ia tidak tampil bagus musim ini, namun golnya melawan Watford membuat koleksi golnya di musimnya menjadi 13 gol. Dia juga menyumbang enam assist, hingga koleksinya menjadi 19 keterlibatan gol dalam 22 penampilan.

Finishing-nya tidak tetap, tetapi itu selalu terjadi. Dia pemain yang mengandalkan volume untuk menjadi yang terbaik dan membongkar kekuatan lawan.

Jurgen Klopp tahu ini. Semakin banyak peluang yang didapat mantan pemain Roma itu, semakin besar kemungkinan dia mencetak gol. Dan ini mungkin mengapa, ketika The Reds mengejar sebuah tujuan, sebuah perubahan pun terjadi dalam sistem.

Berubahnya sistem 4-3-3 menjadi 4-2-3-1 di mana Salah bergeser ke posisi penyerang tengah untuk memimpin garis; dan ia ditempatkan sebagai pemain nomor sembilan sejak awal laga melawan Watford.

Mane kadang-kadang bertukar di lini sayap saat Divock Origi bermain di sebelah kiri. Jordan Henderson juga pernah bertindak sebagai pemain sayap kanan dan, kadang-kadang, Klopp menugaskan Firmino untuk menempati ruang itu.

Dalam 12 pertandingan, Mohamed Salah telah bermain sebagai starter di posisi penyerang tengah yang mencetak 12 gol dan membantu lima gol lainnya. Itu berarti, ia hanya mencetak 10 gol dan tiga assist dalam 25 pertandingan di mana ia memulai laga sebagai pemain sayap kanan.

Namun, eksperimen itu tidak berlangsung hingga Tahun Baru, dengan Klopp dengan cepat beralih kembali ke 4-3-3 ketika itu menjadi cukup jelas bahwa tim tersebut tidak memiliki kendali.

Di atas kertas, solusi mudahnya memainkan Firmino di sebelah kanan pola 4-3-3, tapi tidak seimbang. Liverpool kehilangan daya ledaknya di wilayah yang lebar dengan skema itu. Mereka juga kehilangan tipu daya pemain asal Brasil di tengah lapangan, jika dia memulai laga dari sisi kanan.

Itu sebabnya 4-2-3-1 menjadi Rencana B musim ini sebagai lawan dari Rencana A. Tapi, Minamino-lah yang dinilai bisa mengubahnya. Demikian ulasan thisisAnfield.com.