Site icon Gilabola.com

Mohamed Salah Diingatkan Dia Bukan Lionel Messi Saat Virgil van Dijk Beri Dukungan

Mohamed Salah dengan jaket Liverpool jelang laga vs Leeds

Gilabola.com – Konflik antara Mohamed Salah dan Liverpool memuncak setelah sang penyerang mengeluarkan kritik keras usai kembali duduk di bangku cadangan, memicu respons tajam dari mantan pemain seperti Stan Collymore, sementara Virgil van Dijk justru memberikan dukungan terbuka.

Dalam situasi ini, masa depan Salah di Anfield semakin diragukan, hubungan dengan Arne Slot disebut memburuk, dan performa Liverpool kian terseret oleh hasil buruk di liga.

Salah kembali tidak dimainkan sejak awal ketika Liverpool hanya meraih hasil imbang 3-3 di markas Leeds. Dia disebut terlihat sangat frustrasi karena hanya bisa menyaksikan gol penyama kedudukan di menit ke-96 tanpa bisa membantu di lapangan.

Penyerang Mesir itu mengungkapkan kekecewaannya dengan menyebut ada janji yang tidak ditepati klub. Dia juga menyatakan merasa seperti dijadikan kambing hitam setelah tiga kali beruntun tidak dimainkan sejak menit pertama.

Ucapan tersebut kemudian berkembang menjadi kritik bahwa hubungan dengan Arne Slot berubah drastis. Dia menggambarkan situasi seakan ada pihak di klub yang sudah tidak menginginkannya berada di sana.

Kemarahan itu langsung memancing tanggapan keras dari Stan Collymore. Eks penyerang Liverpool itu menilai sikap Salah sudah melewati batas dan mengingatkan bahwa Liverpool adalah klub yang menempatkan institusi lebih tinggi daripada individu.

Collymore menegaskan bahwa meski Salah dihormati sebagai salah satu pemain terbesar dalam sejarah klub, tidak ada pemain yang boleh merasa lebih besar dari Liverpool itu sendiri. Dia menilai Slot punya hak untuk mengambil keputusan setelah berhasil membawa gelar di musim pertamanya.

Dalam analisisnya, Collymore menilai Salah mungkin sedang terjebak dalam ilusi bahwa dirinya setara dengan figur seperti Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo. Collymore menyebut bahwa Salah tidak bisa berperilaku seperti mereka yang selama bertahun-tahun memiliki kebebasan penuh di klub masing-masing.

Dia juga menyebut bahwa performa Salah tidak berada dalam kondisi terbaik, sehingga keputusan untuk mencadangkannya masih dianggap wajar. Menurutnya, era modern membuat pemain kadang lupa bahwa klub selalu lebih utama dibandingkan ego pribadi.

Respons Rekan Setim dan Krisis Performa Liverpool

Di sisi lain, Virgil van Dijk justru menyampaikan bahwa tim masih membutuhkan Salah. Bek Belanda itu menilai rekannya tetap pemain penting dan harus tetap dihargai sebagai sosok yang berpengaruh besar.

Van Dijk mengatakan bahwa performa Salah selama bertahun-tahun menjadi alasan mengapa dia tetap dipercaya sebagai salah satu pemimpin dalam skuad. Sang kapten menilai rasa kecewa wajar, tetapi itu tidak boleh mengganggu fokus tim.

Komentar tersebut disampaikan beberapa hari sebelum insiden di Leeds, sehingga kini publik bertanya-tanya apakah Van Dijk akan mengubah pandangannya. Situasi memanas membuat ruang ganti Liverpool dikhawatirkan tidak stabil.

Kondisi ini diperparah oleh performa buruk Liverpool. Mereka disebut hanya menang empat kali dari 15 pertandingan terakhir di semua ajang. Posisi di klasemen liga semakin mengkhawatirkan dengan ancaman gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Krisis ini menyelimuti atmosfer Anfield, terutama setelah beberapa pemain senior, termasuk Salah dan Van Dijk, sebelumnya mendapat kontrak baru. Kini muncul penilaian bahwa keputusan tersebut bisa menjadi bumerang.

Dengan konflik internal dan performa di lapangan menurun, keputusan klub terkait masa depan Salah menjadi isu besar. Banyak yang memperkirakan pintu keluar pada Januari bisa terbuka lebar.

Pendapat Kami:

Menurut kami, masalah antara Salah dan Liverpool menunjukkan betapa rapuhnya dinamika tim ketika hasil buruk datang beruntun. Kritik terbuka pemain sekelas Salah memang mengguncang, tetapi klub seperti Liverpool biasanya lebih memilih menjaga stabilitas jangka panjang. Jika suasana ruang ganti tidak membaik, kemungkinan perpisahan di Januari tampaknya semakin besar.

Exit mobile version