Mohamed Salah Hanya Korban Jebakan Media Spanyol

Mohamed Salah Hanya Korban Jebakan Media Spanyol

Risau soal kabar transfer Mohamed Salah ke Real Madrid? Jangan lagi. Striker Mesir itu cuma korban jebakan media Spanyol. Begini ceritanya.

Mohamed Salah dilaporkan dalam perjalanan dari Liverpool ke Spanyol hanya dalam hitungan hari setelah mengangkat trofi Liga Champions. The Reds menang 2-0 atas Tottenham Hotspur pada final yang kurang greget, dengan satu gol melalui titik penalti oleh Mo Salah menit kedua dan satu gol lagi oleh Divock Origi.

Pada Senin pagi mulai bermunculan kabar bahwa sang striker Mesir yang selama parade kemenangan tersenyum bahagia, menginginkan transfer keluar dari Stadion Anfield. Tiga klub disebut-sebut sebagai klub tujuan: Real Madrid, Manchester United, dan Bayern Munchen.

Tapi Anda yang sudah sejak lama mengikuti berita-berita transfer masuk ke Real Madrid (dan juga Barcelona sebenarnya) pasti tidak masuk perangkap dan menjadi korban jebakan media Spanyol.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Prosesnya selalu dimulai dengan berita ujug-ujug yang agak tidak masuk di akal bahwa Real Madrid atau Barcelona mengincar Mohamed Salah. Kemudian Los Blancos akan mengajukan penawaran semurah-murahnya atas pemain tersebut, yang tentu saja akan ditolak oleh Liverpool.

Hal itu kemudian ditindaklanjuti dengan foto viral seolah-olah sang striker Mesir berambut kribo itu sudah bertemu dengan perwakilan klub Spanyol. Mirip berita hoax juga sih. Tapi ini menyebabkan sang pemain dan keluarganya akan goyah, merasa tersanjung dengan perhatian dari Real Madrid dan akan mendesak petinggi Liverpool untuk mengizinkan kepindahannya. Pada akhirnya jika semua jebakan berjalan secara sukses transfer akan terjadi dengan harga lebih murah karena sang pemain yang mengajukan permohonan tersebut.

Itulah skema modus operandi media-media Spanyol bekerja sama dengan Real Madrid dan Barcelona guna mendapatkan pemain bintang dengan harga murah. Jangan menjadi korban jebakan media Spanyol.