Mourinho Beri Alasan Hotspur Parkir Bus Lawan Liverpool

Jose Mourinho saat laga antara Tottenham Hotspur vs Liverpool

Gilabola.com – Jose Mourinho berikan pembelaan terhadap taktik Tottenham Hotspur saat melawan Liverpool, taktik yang menuai kritikan keras dari para suporter The Lillywhites.

Pertandingan antara Tottenham Hotspur vs Liverpool yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium pada hari Minggu lalu ini berkesudahan dengan kemenangan tim tamu berkat sebiji gol dari Roberto Firmino.

The Lillywhites lebih banyak menerapkan permainan defensif alias parkir bus dan hanya mengandalkan serangan balik di babak pertama, mereka mulai mengambil inisiatif menyerang pada pertengahan babak kedua.

Dukungan dari tribun tuan rumah baru mulai bergemuruh ketika Spurs mengambil inisiatif menyerang dan melakukan ancaman melalui Lucas Moura, Serge Aurier dan Son Heung-min.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

Menanggapi kritikan atas taktik yang diterapkan, Jose Mourinho menjelaskan bahwa dirinya harus sadar diri dengan rangkaian cedera yang melanda skuat Tottenham Hotspur, cedera-cedera seperti yang dialami oleh Harry Kane, Hugo Lloris, Moussa Sissoko, Ben Davies dan Tanguy Ndombele.

“Mempunyai mentalitas untuk memenangkan laga berikutnya [selalu] membantu. Tidak peduli kompetisi mana yang dilakoni, berapa banyak pemain yang cedera atau apa yang Anda coba lakukan,” jelas pria asal Portugal ini pada Evening Standard.

“Untuk mempunyai imajinasi, kreatifitas, mencoba membangun sesuatu yang membuat Anda yakin bisa memenangi laga, seperti yang kami yakini kala melawan Liverpool, seperti itu lah cara Anda menciptakan mentalitas juara.”

“Anda melakoni setiap laga dan mencoba (meraih kemenangan), meski jika Anda harus berpikiran lebih strategis dibanding filosofis. Tindakan filosofis terjadi ketika Anda mengikuti satu pemikiran filosofi tertentu dan segalanya sesuatunya sudah tersedia.”

“Namun hal lainnya (strategi) adalah ketika Anda berada dalam masalah dan harus bersikap pragmatis, kreatif dan mencoba membangun sesuatu. Itu yang kami lakukan kala melawan Liverpool.”

“Kami mencoba menciptakan sesuatu. Bahkan dengan perencanaan permainan, bukan hanya soal bagaimana kami memulai laga tapi rencana secara keseluruhan. Kami mencoba untuk berada dalam posisi memenangkan pertandingan.”

“Jika saya memulai laga serupa seperti di 25 menit terakhir, kami tidak akan bisa mempertahankannya. Erik Lamela tidak bisa bermain 90 menit dengan cara seperti itu. Giovani Lo Celso tidak mempunyai kekuatan bermain seperti itu selama 90 menit.”

“Anda harus mencoba memberikan mentalitas kemenangan kepada para pemenang ketika Anda berada dalam situasi sulit seperti yang kami alami. Itu yang ingin kami lakukan.” Ohhh gituuu oom, oke deh.