Mourinho Terancam Kena Skorsing Lagi, Tak Mampu Kendalikan Emosi

Jose Mourinho kini mulai terancam skorsing setelah emosi pada laga Manchester United melawan Chelsea di Stamford Bridge.

Bos Manchester United Jose Mourinho terancam kena skorsing setelah tak mampu mengendalikan emosinya pada laga melawan Chelsea di Stamford Bridge, akhir pekan lalu.

Jose Mourinho bereaksi setelah asisten pelatih Chelsea Marco Ianni mengejeknya di depan bangku timnya ketika Ross Barkley mencetak gol penyama kedudukan 2-2 pada menit ke-96.

Mantan manajer Chelsea Mourinho harus ditahan oleh penjaga keamanan stadion dan stafnya ketika dia menghampiri Ianni, 32 tahun, dan pertengkaran terus berlanjut ke dalam lorong stadion setelah laga berakhir.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Insiden itu masuk ke dalam laporan pertandingan wasit Mike Dean yang berarti bahwa baik Mourinho maupun Ianni dapat menghadapi skorsing.

Manajer Setan Merah sudah menghadapi sidang FA pada Rabu setelah melontarkan serentetan kata-kata umpatan dalan bahasa Portugal di depan kamera televisi setelah timnya menang atas Newcastle dua pekan lalu.

Ianni, yang tiba di Chelsea bersama dengan manajer baru Maurizio Sarri pada musim panas setelah bekerja untuk Sarri di Napoli, diperintahkan untuk meminta maaf kepada Mourinho atas tindakannya.

Ianni diajak bicara oleh Sarri setelah pertandingan, dan kemarin juga. Chelsea dikatakan sangat marah atas perilaku Ianni dan dia sekarang menghadapi prospek didenda oleh klub serta mendapatkan hukuman dari FA.

Sarri Akui Chelsea Salah

Sarri bersikeras bahwa penggemar Chelsea, yang mengejek mantan manajer mereka Maurinho setelah hasil imbang 2-2 dengan teriakan ‘pergi sana Mourinho’, seharusnya menunjukkan rasa hormat yang lebih besar kepada pelatih asal Portugal itu.

“Orang-orang harus menunjukkan rasa hormat yang lebih (pada Mourinho). Mourinho telah memenangkan banyak hal di sini di Chelsea, jadi kami harus menghormati dia dan menghormati semua orang yang telah memenangkan trofi untuk klub,” kata Sarri.

Menanggapi tentang perseliihan Mourinho dengan asisten pelatihnya Sarri mengatakan: “Setelah pertandingan, saya berbicara dengan Jose. Jadi segera saya mengerti bahwa kami salah. Saya berbicara dengan anggota staf (Ianni) dan kami segera menangani situasi tersebut.”

“Saya membawa anggota staf (Ianni) ke Jose untuk minta maaf. Saya pikir masalah ini sudah selesai tetapi saya ingin memastikan. Kami salah, kami membuat kesalahan.”