MU dan Chelsea Siap Nodai Karir Mourinho di Tottenham

MU dan Chelsea Siap Nodai Karir Mourinho di Tottenham

Dalam enam pekan ke depan, Manchester United dan Chelsea adalah dua tim mantan Jose Mourinho yang siap menodai bulan madu pelatih Portugal itu di Tottenham Hotspur.

Tottenham akan tandang ke London Stadium menghadapi West Ham United pada akhir pekan ini sebelum berlaga di ajang Liga Champions tengah pekan berikutnya melawan Olympiakos. Namun setelah itu ia akan ditunggu dalam laga-laga sulit melawan dua mantan klubnya tersebut, pertama-tama Manchester United dan kemudian Chelsea. Jadwal selengkapnya pertandingan ujian dalam karir anyar Mourinho di Tottenham adalah sebagai berikut:

  • di kandang West Ham, 23 November
  • menjamu Olympiakos (Liga Champions), 27 November
  • menjamu Bournemouth, 30 November
  • tandang ke Manchester United, 5 Desember
  • menjamu Burnley, 7 Desember
  • tandang ke Bayern Munchen (Liga Champions dengan mereka terakhir kali dipermalukan 2-7), 12 Desember
  • tandang ke Wolves, 15 Desember
  • menjamu Chelsea, 22 Desember

Jose Mourinho telah secara resmi ditunjuk sebagai manajer Tottenham hanya selang 12 jam saja sejak pemecatan Mauricio Pochettino pada hari Selasa dinihari. Mantan bos Chelsea dan Manchester United Mourinho telah menandatangani kontrak hingga akhir musim 2022-23.

“Kualitas di skuad dan akademi membuat saya senang [bergabung ke klub ini],” kata pemain Portugal berusia 56 tahun itu. “Bekerja dengan para pemain ini adalah hal yang membuat saya tertarik.”

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Chairman Tottenham Daniel Levy mengatakan seperti dikutip BBC: “Dalam diri Mourinho kami memiliki salah satu manajer paling sukses dalam dunia sepakbola.”

Tottenham mencapai final Liga Champions musim lalu di bawah asuhan Pochettino, tetapi kalah 2-0 dari Liverpool pada final di Madrid.

Sang pelatih Argentina, yang mulai mengassuh The Lilywhites pada Mei 2014, tidak pernah memenangkan trofi selama bertanggung jawab atas klub London Utara itu, dengan trofi terakhir Spurs adalah Piala Liga pada tahun 2008.

Levy menambahkan: “Dia [Mourinho] memiliki banyak pengalaman, dapat menginspirasi tim dan merupakan ahli taktik yang hebat. Dia telah memenangkan penghargaan di setiap klub yang dia latih. Kami percaya dia akan membawa energi dan kepercayaan ke ruang ganti.”

Mourinho masih memiliki sebuah rumah di London dan memenangkan tiga gelar Liga Inggris – berturut-turut pada tahun 2005, 2006 dan 2015 – serta satu Piala FA dalam dua periode berbeda di Chelsea. Setelah mengambil alih di Manchester United pada Mei 2016, ia memenangkan Liga Eropa dan Piala EFL bersama mereka pada tahun 2017.

Mourinho dipecat oleh klub Old Trafford itu pada Desember 2018, dengan klub terdampar 19 poin di belakang pemimpin liga Liverpool pada saat itu, dan belum pernah mengelola tim lain sebelum bergabung dengan Spurs. Dia juga sebelumnya mengelola klub Portugal Porto, di mana dia memenangkan Liga Champions pada 2004.

Di klub Italia, Inter Milan, Mourinho memenangkan treble liga domestik, piala dan Liga Champions pada 2010 dan dinobatkan sebagai pelatih dunia FIFA terbaik tahun itu, sementara ia memimpin tim Spanyol Real Madrid meraih gelar juara La Liga pada 2012.

Dia mengambil alih tim Spurs yang tanpa kemenangan dalam lima pertandingan terakhir mereka dan telah merosot ke urutan 14 di klasemen Premier League, 20 poin di bawah sang pemimpin Liverpool setelah hanya 12 pertandingan.