Mulai dari Ronaldinho Hingga Eden Hazard, Ini Tujuh Bintang yang Gagal Didatangkan Manchester United

Manchester United pernah gagal datangkan tujuh bintang incaran, mulai dari Ronaldinho hingga Eden Hazard, dan hanya bisa menggaet ‘cadangannya’.

Gilabola.com – Iming-iming untuk bermain di Theatre of Dreams ternyata tak cukup untuk meyakinkan sejumlah pemain sepak bola berbakat untuk merumput di Old Trafford.

Selama bertahun-tahun, MU sudah kehilangan banyak target transfernya, hingga mereka harus segera banting setir, mengubah rencana dan berusaha datangkan pemain lain.

Lalu, siapa saja pemain yang pernah gagal didatangkan Manchester United? Dan, yang lebih penting, siapa yang akhirnya mereka boyong untuk menggantikan bintang incatan tersebut? Berikut ulasannya..

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Ronaldinho/Cristiano Ronaldo
Setelah Piala Dunia 2002, Ronaldinho menjadi salah satu properti terpanas di dunia sepak bola. Bersinar di PSG – dan terus dipantau United,  klub itupun sudah lakukan pembicaraan dengan bintang asal Brasil tersebut.

Namun di tahun 2003, ia abaikan minat Sir Alex Ferguson dan memilih bergabung dengan Barcelona, di mana dia kemudian memenangkan Ballon d’Or.

Sebaliknya, raksasa Liga Premier itu langsung berinvestasi pada pemain muda, dan datangkan Cristiano Ronaldo di musim panas yang sama. Kita semua tahu bagaimana Manchester United setelah kedatangan bintang asal Portugal tersebut!

Gabriel Batistuta/Ruud van Nistelrooy
Di tahun 2000, legenda sepak bola Argentina Gabriel Batistuta lakukan pembicaraan transfer dengan Setan Merah, dan mendeklarasikan bahwa jika ia tinggalkan Fiorentina, maka dia akan gabung Old Trafford.

Namun, kenyataannya, saat waktunya untuk tinggalkan kota Florence sudah tiba, Batistuta malah pindah ke sesama klub Serie A, AS Roma.

Fergie pun putuskan untuk mengejar Ruud Van Nistelrooy, tapi harus menunggu hingga satu musim hingga ia pulih dari cedera lutut, sebelum akhirnya berhasil mendatangkannya ke Manchester United. Striker asal Belanda itupun menjadi salah satu legenda Setan Merah, di mana ia mencetak 150 gol dalam 219 pertandingan yang dimainkannya.

Alan Shearer/Sheringham & Solskjaer
Transfer Shearer ke Man Utd sudah menjadi perdebatan selama bertahun-tahun, sebelum akhirnya dia memilih pindah ke Blackburn dan menjadi bintang di Liga Premier.

Pada Euro 1996, Shearer memantapkan reputasinya sebagai salah satu penyerang terbaik di dunia, sehingga wajar jika klub terbaik ingin mendatangkannya. Namun saat ia menangkan Golden Boot di musim panas, Shearer malah menolak gabung United dan memilih kembali ke klub masa kecilnya, Newcastle.

Fergie kemudian datangkan Ole Gunnar Solskjaer dan Teddy Sheringham sebagai pengganti Shearer. Keduanya bermain gemilang dan menjadi bintang saat Manchester United memenangkan Liga Champions di tahun 1999.

Saat itu, baik Sheringham dan Solskjaer sama-sama mencetak satu gol di masa injury dan membawa MU berhasil mengalahkan Bayern Munchen, 2-1, dalam final yang digelar di Camp Nou.

Raul Gonzalez/Bebe
Barangkali Raul sudah melewati puncak karirnya saat United mendekati legenda Real Madrid itu di usia 33 tahun.

Tak lama Fergie berubah pikiran dan langsung menarik diri dari pembicaraan transfer, hingga mantan bintang Spanyol itu pindah ke Schalke, di mana ia mencetak 40 gol dalam dua musim.

Manchester United kemudian datangkan Bebe, tapi bintang asal Brasil itu hanya bermain tujuh kali dalam tiga musim karirnya di Old Trafford, karena dia hanya untuk melengkapi kedalaman skuad MU. Bebe akhirnya hengkang ke Benfica di tahun 2014.

Eden Hazard/Shinji Kagawa
Di tahun 2012, MU kepincut dengan permainan apik bintang Lille, Eden Hazard, hingga mereka tawarkan transfer pada bintang asal Belgia tersebut. Sayangnya, Hazard kemudian malah memilih bergabung dengan Chelsea.

Sir Alex, yang juga gagal datangkan Samir Nasri saat itu, mengecam agen Hazard yang meminta bayaran transfer terlalu tinggi. Hingga akhirnya, mereka datangkan Shinji Kagawa dengan harga lebih murah, meskipun pemain asal Jepang ini harus lewatkan karir yang tak menyenangkan di Manchester United, sebelum akhirnya pindah ke Borussia Dortmund.

Toni Kroos/Marouane Fellaini
Diungkapkan The Sun, David Moyes yang jadi pengganti Fergie berpikir ia bisa datangkan seorang marquee player, dengan merekrut Toni Kroos pada tahun 2013.

Namun, pemain internasional Jerman itu memutuskan untuk tidak bergabung dengan klub Liga Premier tersebut di menit-menit bursa transfer ketika itu, dan bertahan di Bayern Munchen.

“Toni Kroos sudah setuju untuk datang ke Manchester United bersama saya. Saya sudah bertemu dengan dia dan istrinya, dan kami menyetujui semuanya saat dia masih menjadi pemain Bayern Munchen,” tandas Moyes kepada talkSPORT di tahun 2018.

Moyes pun gagal datangkan Cesc Fabregas dan Sami Khedira setelah itu, hingga akhirnya ia merekrut Marouane Fellaini dari bekas klubnya, Everton.

Enam tahun kemudian, pemain internasional Belgia ini pindah ke klub China, Shandong Luneng, setelah lewati karir yang tak terlalu menyenangkan di Old Trafford dan tak pernah tampil meyakinkan bagi suporter Setan Merah.

Dayot Upamecano/Regan Poole
Bintang asal Prancis, Upamecano, menjadi salah satu dari defender terbaik di dunia, dan saat ini membela Bayern Munchen.

Namun, United punya kesempatan untuk memboyong bek tengah tersebut di tahun 2015, saat ia masih berusia 16 tahun. Saat itu klubnya, Valenciennes, sudah bersedia melepasnya ke Old Trafford, tapi negosiasi antara pihak United dan agennya kemudian berantakan, hingga akhirnya gagal.

Manchester United akhirnya datangkan pemain 17 tahun dari Newport County, Regan Poole, setelah tak mencapai kesepakatan dengan pihak Upamecano. Namun, ia hanya bermain satu kali di pertandingan Liga Europa, lalu dipinjamkan ke dua klub Championship dan kini menjadi pemain Lincoln City.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO