Nah Loh Son Heung-min Dicariin Pemain Everton, Bukan Untuk Berkelahi

Nah Loh Son Heung-min Dicariin Pemain Everton, Bukan Untuk Berkelahi

Segerombolan pemain Everton datangi kamar ganti Tottenham mencari-cari Son Heung-min. Bukan, bukan untuk menantangnya berkelahi.

Kapten Everton Seamus Coleman dan sejumlah pemain The Toffees yang mendatangi kamar ganti Tottenham di Stadion Goodison Park, beberapa menit setelah pertandingan usai, guna menenangkan Son Heung-min yang terlihat dalam kondisi terpukul usai insiden patah kaki Andre Gomes. Dalam beberapa wacana, sejumlah orang menuding bek Serge Aurier-lah pelaku patah kaki Andre Gomes, bukan Son, tapi tampak jelas bahwa bintang Korea Selatan itu menjadi orang yang paling terpukul.

Dalam adegan usai kejadian tersebut, Heung-min menjadi figur kedua setelah Gomes yang paling banyak disorot kamera televisi. Mungkin juga karena faktor terasa tidak manusiawi mempertontonkan patah pergelangan kaki Gomes ke ratusan juta mata di seluruh dunia. Namun jelas bahwa selain sang pemain Portugal yang akan absen selama enam bulan ke depan, Son mungkin tidak bisa diturunkan selama beberapa laga ke depan sampai emosinya menjadi lebih stabil.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Adalah pelatih Tottenham Mauricio Pochettino yang menceritakan peristiwa di balik kunjungan kapten Seamus Coleman ini ke kamar ganti. Kapten timnas Irlandia, Coleman, mengalami patah kaki di dua lokasi pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Wales di Stadion Aviva pada Maret 2017. Namun tadi malam, saat ia hanya menjadi pemain pengganti Everton, ia memainkan peran kunci dalam sebuah insiden yang pastinya membawa kembali kenangan mengerikan padanya.

“Para pemain dari Everton sangat fantastis. Saya ingin mengucapkan terima kasih,” kata Pochettino seperti dikutip Independent. Sang kapten, Coleman, datang ke ruang ganti untuk menghibur Sonny. Sekarang sangat tenang. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemain dan tentu saja Coleman yang datang atas nama pasukan Everton.”

“Kami merasa sangat kasihan pada Andre, tapi itulah sepakbola. Itu adalah salah satu konsekuensinya. Tidak pernah ada niat Sonny untuk melakukan tackle yang begitu buruk, ia hanya berusaha merebut bola, dan menyentuh kaki dengan kaki dan Andre terjatuh. Saya memikirkan apa yang akan terjadi, Anda tahu. Mengerikan baginya, keluarganya dan Everton. Kami hanya bisa menunjukkan dukungan kami kepadanya dan juga kepada Everton.”

“Sonny sangat terpukul. Pada saat itu terjadi sedikit kebingungan karena saat di atas lapangan tidak ada yang tahu apa yang sesungguhnya terjadi, semua orang percaya itu adalah tackle yang buruk. Emosi pada saat itu sedikit membingungkan. Setelah semua orang menonton [tayangan ulang] di TV, kita tahu bahwa tindakan itu merupakan peristiwa yang sangat apes. Kami semua merasa kasihan pada Andre dan saya ingin mengirim doa terbaik saya kepadanya dan keluarganya. Pada saat yang sulit ini kami ingin mengirim pesan atas nama seluruh skuad dan semua orang, harapan terbaik kami untuk segera pulih.”