Gilabola.com – Napoli dikabarkan siap memberikan jalan keluar bagi Rasmus Hojlund dari Manchester United di tengah performa buruknya di lini depan. Striker asal Denmark itu terus kesulitan mencetak gol di Premier League, dan tekanan di Old Trafford semakin meningkat.
Hojlund direkrut oleh Erik ten Hag hampir dua tahun lalu dengan biaya lebih dari Rp 1,45 Triliun dari Atalanta. Saat itu, United sadar bahwa sang pemain masih jauh dari kata matang, namun mereka berharap perkembangannya akan lebih cepat dari yang terlihat saat ini.
Namun, dengan kondisi finansial klub yang tidak stabil saat ini, Manchester United kini mulai mempertimbangkan untuk melepas pemain berusia 22 tahun tersebut.
Napoli disebut-sebut tertarik untuk memboyong Hojlund dengan harga lebih murah dibandingkan saat United merekrutnya saat klub sedang mempersiapkan diri untuk kepergian Victor Osimhen secara permanen di akhir musim.
Klub asal Italia itu memiliki hubungan kerja sama yang baik dengan United, terutama setelah kesepakatan transfer Scott McTominay musim panas lalu. Kini, ada kemungkinan mereka kembali bernegosiasi.
Musim ini, Hojlund baru mencetak dua gol di Premier League dan gagal mencetak gol dalam 16 pertandingan terakhirnya bersama Manchester United.
Meski tampil cukup menjanjikan saat masih berseragam Atalanta, kini performanya jauh dari ekspektasi. Pelatih Napoli, Antonio Conte, diyakini yakin bisa mengembalikan ketajaman Hojlund seperti saat bermain di Serie A.
Kesabaran Amorim Habis
Di sisi lain, kesabaran tim pelatih Manchester United terhadap Hojlund semakin menipis. Beberapa staf Ruben Amorim dikabarkan mulai frustrasi dengan ketidakmampuannya mencetak gol.
Ketika Manchester United kalah dari Everton akhir pekan lalu, penampilannya kembali mendapat sorotan. Pada laga tersebut, dia digantikan oleh Chido Obi yang masih berusia 17 tahun.
Ketidakpuasan terhadap Hojlund juga sempat muncul saat kekalahan dari Tottenham beberapa waktu lalu. Salah satu anggota tim pelatih Manchester United dilaporkan sangat kritis terhadap performanya, terutama karena tim gagal mencetak gol lagi.
Musim lalu, Hojlund baru bisa mencetak gol pertamanya di Premier League pada Boxing Day, yang semakin mempertegas bahwa lini depan Manchester United masih menjadi masalah.
Ketajaman di depan gawang memang menjadi isu besar bagi Manchester United musim ini. Kebijakan transfer klub juga belum banyak membantu. Mereka sempat mendatangkan Joshua Zirkzee dari Bologna pada musim panas, tetapi pemain tersebut juga gagal memenuhi ekspektasi.
Sementara itu, Ruben Amorim kerap dikaitkan dengan rencana mendatangkan Viktor Gyokeres setelah meninggalkan Sporting Lisbon. Namun, target tersebut bisa sulit terwujud jika Manchester United gagal lolos ke kompetisi Eropa.
Nama lain seperti Benjamin Sesko juga masuk dalam radar mereka untuk bursa transfer mendatang, selain juga striker Napoli yang saat ini dipinjamkan ke Galatasaray, Victor Osimhen.