Gilabola.com – Newcastle United mulai serius memburu kiper baru untuk musim depan. Nama terbaru yang masuk radar klub Premier League itu adalah penjaga gawang Stade de Reims, Ewen Jaouen.
Usianya baru 20 tahun, tapi namanya mulai ramai dibicarakan di Prancis.
Jaouen tampil 34 kali bersama Reims di Ligue 2 musim ini dan performanya disebut cukup mencolok. Newcastle bahkan dikabarkan sudah memantaunya berkali-kali sepanjang musim.
Belum jelas apakah ia nantinya diproyeksikan sebagai kiper utama atau pelapis. Namun satu hal yang pasti, Newcastle memang sedang mencari sosok baru di bawah mistar.
Nama-nama seperti James Trafford, Gregor Kobel, dan Bart Verbruggen juga sempat dikaitkan dengan klub asal Tyneside tersebut.
Sementara itu, Nick Pope dipastikan tetap bertahan di skuad Newcastle. Meski kualitas penyelamatan bolanya masih diakui, kemampuan bermain menggunakan kaki dianggap belum cukup ideal untuk kebutuhan tim saat ini.
Di sinilah Jaouen mulai menarik perhatian.
Kiper setinggi 198 centimeter itu disebut punya karakter berbeda. Wartawan L’Union yang meliput Stade de Reims, Julien Collomb, bahkan menyebut Jaouen sebagai penjaga gawang yang komplet untuk usianya.
“Dia pemain yang sangat bertalenta. Tinggi, bagus saat menjaga garis gawang, tenang, dan juga bagus menggunakan kaki,” ujar Collomb.
Ia juga mengungkapkan bahwa mantan pelatih kiper Chelsea, Christophe Lollichon, pernah menyebut Jaouen punya potensi menjadi “10 kiper terbaik dunia” di masa depan.
Musim ini sebenarnya bukan awal yang mudah bagi Jaouen. Reims sempat kesulitan menemukan kestabilan permainan di lini belakang. Namun perlahan ia mulai berkembang dan jadi sosok penting di tim.
Jaouen mencatatkan 15 clean sheet dan masuk nominasi penghargaan UNFP untuk kategori kiper terbaik Ligue 2.
Menurut Collomb, kontribusinya sangat terasa dalam perebutan poin Reims musim ini.
“Ada beberapa pertandingan di mana dia benar-benar menyelamatkan tim. Salah satu yang terbaik saat melawan Guingamp,” katanya lagi.
Di luar lapangan, Jaouen juga disebut cukup disukai rekan setim dan fans. Meski sempat diterpa video viral di media sosial yang memperlihatkan dirinya berada di klub malam, situasi itu disebut sudah dipelintir keluar konteks.
Video tersebut sempat dikaitkan dengan kekalahan Reims dari Grenoble, padahal faktanya tidak seperti itu.
“Dia tetap mendapat respek karena menjadi salah satu sedikit hal positif di musim Reims,” ujar Collomb.
Soal peluang sukses di Premier League, Collomb tak ragu sama sekali.
“Saya yakin dia bisa jadi kiper yang sangat bagus di Premier League. Dia suka tanggung jawab.”
Profil Ewen Jaouen memang cocok dengan spesifikasi kiper modern. Kalau proses adaptasinya berjalan mulus, transfer ini bisa jadi investasi jangka panjang yang menarik untuk Newcastle.

