Kabar terbaru terkait masa depan Anthony Gordon mulai tampak jelas, dengan Newcastle United mempertimbangkan sejumlah opsi untuk menggantikan peran sang winger.
Klub berjuluk The Magpies itu dikabarkan siap menerima tawaran pada bursa transfer musim panas nanti, namun hanya jika nilai yang diajukan sesuai dengan harga yang mereka tetapkan. Laporan menyebutkan bahwa Bayern Munchen menaruh minat serius terhadap pemain berusia 25 tahun tersebut.
Nilai awal yang dipatok berada di kisaran 55 juta poundsterling atau sekitar Rp1,1 triliun. Angka itu belum cukup untuk melepas sang pemain. Namun, klub terbuka untuk negosiasi dan bisa mempertimbangkan penjualan jika tawaran meningkat hingga 75 juta poundsterling atau sekitar Rp1,5 triliun.
Apabila transfer benar-benar terjadi, lini serang tim akan berkurang kekuatannya dan hampir pasti membutuhkan tambahan pemain baru dalam waktu dekat.
Di bawah ini adalah lima nama yang berpotensi menjadi target pelatih Eddie Howe, termasuk dua rekan setim Gordon di tim nasional Inggris.
Marcus Rashford
Marcus Rashford sebenarnya tengah berupaya untuk bergabung permanen dengan FC Barcelona. Namun hingga saat ini belum ada kesepakatan final dengan Manchester United, meski terdapat klausul pembelian senilai 26 juta poundsterling atau sekitar Rp520 miliar dalam kontrak peminjamannya.
Situasi terkini menyebutkan bahwa ia berpotensi kembali ke Old Trafford pada akhir musim. Setelah tampil menjanjikan di awal masa bermainnya di Spanyol, performanya menurun sepanjang 2026, sehingga minat klub Catalan untuk mempertahankannya mulai berkurang.
Jika negosiasi benar-benar gagal, Newcastle bisa memanfaatkan situasi tersebut. Dari segi gaya bermain, Rashford memiliki kecepatan, agresivitas, serta fleksibilitas yang mirip dengan Gordon, bahkan dengan potensi mencetak gol lebih tinggi. Ia pernah mencetak 30 gol dalam musim 2022/2023.
Yohan Bakayoko
Nama Yohan Bakayoko bisa kembali masuk radar setelah gagal didapatkan pada 2025. Pemain asal Belgia itu akhirnya bergabung dengan RB Leipzig pada musim panas lalu, namun disebut terbuka untuk pindah ke Inggris.
Karakter permainannya cukup mirip dengan Gordon, yakni cepat, lincah, dan unggul dalam duel satu lawan satu. Ia juga mampu merepotkan pertahanan lawan dengan kecepatan serta tekniknya.
Meski begitu, ia lebih sering bermain di sisi kanan, sehingga bukan pengganti langsung. Kontraknya memiliki klausul pelepasan sekitar 52 juta poundsterling atau Rp1,04 triliun, tetapi performanya yang belum konsisten di Jerman bisa membuka peluang negosiasi harga.
William Gomes
Pemain muda William Gomes dari FC Porto kini menjadi salah satu target utama. Ketertarikan terhadapnya diperkirakan meningkat seiring ketidakpastian masa depan Gordon.
Pemain berusia 20 tahun itu tampil impresif di kasta tertinggi Portugal dengan catatan 13 gol musim ini, rata-rata satu gol setiap 139 menit.
Ia kerap dibandingkan dengan Luis Diaz berkat kecepatan, kreativitas, dan kemampuan penyelesaian akhirnya. Untuk mendapatkannya, klub harus menyiapkan dana sekitar 43 juta poundsterling atau Rp860 miliar.
Meski belum teruji sepenuhnya di level tertinggi, performa terbarunya membuat transfer ini dinilai layak untuk dicoba.
Saïd El Mala
Pilihan lain adalah talenta muda Said El Mala dari FC Koln. Pemain berusia 19 tahun itu sudah dipantau tim pencari bakat klub dan berpotensi direkrut lebih cepat sebelum pesaing lain ikut masuk.
Ia biasanya bermain di sisi kiri, namun mampu mengisi berbagai posisi di lini depan. Dari segi gaya bermain, ia dianggap paling mendekati karakter Gordon.
Musim ini ia mencatatkan 11 gol dan empat assist dari 32 pertandingan. Kecepatan dan kemampuannya dalam situasi satu lawan satu menjadikannya ancaman dalam serangan balik.
Nilai transfernya diperkirakan sekitar 34 juta poundsterling atau Rp680 miliar, meski minat dari klub lain bisa membuat harga tersebut meningkat.
Jarrod Bowen
Nama terakhir adalah Jarrod Bowen dari West Ham United. Pemain timnas Inggris itu tengah berada dalam performa sangat baik, dengan kontribusi sembilan gol dalam 11 pertandingan liga terakhirnya.
Meski lebih sering bermain di sisi kanan, ia mampu tampil di kiri maupun sebagai penyerang tengah, memberikan fleksibilitas taktik yang tinggi.
Namun, peluang transfer sangat bergantung pada nasib klubnya musim ini. Ancaman degradasi ke EFL Championship bisa menjadi faktor penting. Sebelumnya, klub London tersebut mematok harga 100 juta poundsterling atau sekitar Rp2 triliun untuk menahan minat peminat.
Jika kondisi finansial berubah akibat degradasi, harga tersebut bisa diturunkan dan membuka peluang bagi Newcastle.

