Noni Madueke Jadi Pahlawan Kemenangan 4-0 Arsenal Saat Saka Tumbang

Gilabola.com – Hasil Leeds United vs Arsenal di Liga Inggris pada 31 Januari 2026 berakhir dengan skor 0-4. Cedera mendadak Saka, kejutan Madueke, dan dominasi The Gunners di Elland Road. Ada cerita besar di balik kemenangan ini.

Tak ada yang menyangka, drama sudah dimulai bahkan sebelum peluit pertama dibunyikan. Bukayo Saka, pemain andalan Arsenal, tiba-tiba tertatih saat pemanasan.

Ekspresinya berubah. Stadion terdiam. Masalah pinggul memaksanya menepi. Dan di momen genting itu, nama Noni Madueke mendadak masuk susunan starter.

Tak banyak yang berekspektasi besar. Namun justru dari situ, cerita besar Arsenal dimulai.

Cedera Saka Jadi Awal yang Tak Terduga

Absennya Saka jelas membuat banyak fans cemas. Pemain sayap yang selama ini jadi motor serangan The Gunners harus absen di menit terakhir.

Tekanan pun langsung mengarah ke Madueke. Selama musim ini, ia lebih sering duduk di bangku cadangan.

Kesempatan bermain datang, tapi di saat paling berisiko. Apakah ia siap? Jawabannya: lebih dari siap!

Madueke Langsung Menggigit, Zubimendi Panen Manfaat

Leeds United sebenarnya memulai laga dengan percaya diri. Dukungan publik Elland Road terasa panas sejak awal.

Namun perlahan, Arsenal mulai mengambil alih kendali. Umpan demi umpan mengalir. Tekanan terus dibangun. Hingga momen itu tiba!

Madueke mengirimkan umpan silang melengkung yang sempurna. Martin Zubimendi datang dari lini kedua. Sundulannya tak terbendung. Gol pembuka tercipta!

Arsenal unggul, dan mental tuan rumah mulai goyah.

Blunder Darlow, Arsenal Makin Menggila

Setelah gol pertama, Arsenal tidak mengendurkan tekanan. Sepak pojok mengalir. Lemparan panjang ke dalam. Serangan bertubi-tubi. Leeds mulai terkurung di wilayah sendiri.

Dari salah satu situasi bola mati, bencana datang. Umpan sudut Madueke kembali merepotkan. Karl Darlow salah membaca arah bola dan ia mencoba meninju bola. Namun bola justru masuk ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri!

Skor berubah 0-2 dan suasana stadion mendadak senyap.

Gyokeres dan Gabriel Jesus Menyempurnakan Dominasi

Di babak kedua, Arsenal bermain semakin lepas. Kepercayaan diri mereka meningkat.

Viktor Gyokeres menunjukkan insting predatornya. Ia berjuang merebut posisi. Menyambut umpan matang dari Gabriel Martinelli. Sundulannya akurat. Gol ketiga untuk The Gunners!

Pertahanan Leeds benar-benar runtuh. Tapi derita mereka belum usai.

Dari bangku cadangan, Gabriel Jesus masuk membawa energi baru. Ia mencetak gol keempat di menit-menit akhir. Skor telak 0-4. Tak ada lagi perlawanan. Arsenal menang nyaman.

Tujuh Poin di Puncak, Tekanan Mengalir ke Rival

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin. Hasil ini membuat Arsenal kini unggul tujuh poin di puncak klasemen Liga Inggris. Sebuah jarak yang sangat berarti.

Terutama karena Manchester City dan Aston Villa belum memainkan laga mereka hingga hari Minggu.

Tekanan kini berpindah tangan. Para pesaing dipaksa mengejar. Pertanyaannya: sanggupkah mereka?

Opini Gilabola: Ini Pesan Mental Juara

Laga ini adalah ujian mental sesungguhnya bagi Arsenal.

Datang dengan tren kurang bagus, tanpa kemenangan di empat laga sebelumnya, lalu kehilangan Saka sebelum kick-off.

Situasi seperti ini sering membuat tim besar runtuh. Namun Arsenal justru bangkit.

Kami menilai, kedewasaan mental skuad Mikel Arteta kini semakin terlihat. Mereka tidak panik. Mereka tetap bermain dengan rencana.

Dan yang paling penting, pemain pelapis seperti Madueke mampu menjawab tantangan.

Ini sinyal kuat.

Bahwa Arsenal tidak lagi bergantung pada satu nama. Kedalaman skuad mereka mulai terasa nyata.

Jika konsistensi ini terjaga, bukan tidak mungkin The Gunners akan semakin sulit dihentikan dalam perburuan gelar musim ini.

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!