Ole Gunnar Solskjaer : Finish Kedua Bukan Prestasi Bagi Manchester United!

Gila Bola – Banyak pihak yang menganggap bahwa ini adalah pencapaian yang luar biasa dan sebuah prestasi tersendiri bagi Manchester United untuk berada di urutan kedua, hanya kalah dari Manchester City yang tak terhentikan musim ini.

Akan tetapi manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer memiliki pandangan lain, tegas mengatakan bahwa finish di posisi kedua klasemen Liga Inggris bukanlah sesuatu yang layak disebut sebagai sebuah prestasi yang berarti bagi tim sekelas The Red Devils.

Skuad asuhan Ole Gunnar Solskjaer saat ini membuntuti rival sekota mereka Manchester City dengan 14 poin di puncak klasemen dan tampaknya tidak mungkin mengejar pasukan Pep Guardiola sebelum akhir musim.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Secara matematis Manchester United masih bisa memangkas gap menjadi hanya delapan poin karena masih punya dua laga di tangan, tapi secara realistis hanya kecelakaan yang luar biasa yang bisa menghentikan The Citizens untuk meraih gelar ketiga dalam empat musim terakhir.

Jika akhirnya berhasil finish di urutan kedua musim ini, Setan Merah berarti akan kedua kalinya bisa berakhir sebagai runner up Premier League sejak mereka terakhir kali menjuarai liga pada musim 2012/2013, atau musim terakhir Alex Ferguson sebagai manajer.

Tentu saja bisa mengalahkan Chelsea yang habis Rp 4,3 Trilyun di musim panas, juara bertahan Liverpool, dan tim-tim elit lainnya untuk finish di urutan kedua telah membuat banyak pihak menyebut bahwa itu merupakan prestasi tersendiri bagi United, tapi Ole Gunnar Solskjaer menolak anggapan itu.

“Anda tidak bisa mengatakan itu sebuah pencapaian,” kata bos Norwegia kepada wartawan ketika ditanya tentang pencapaian untuk finish di urutan kedua. “Ambisi kami lebih dari sekedar tempat kedua. Saya mengatakan itu bahkan ketika saya tidak berada di klub, Anda tidak akan pernah bisa bahagia dengan itu dan kami tidak bahagia sebagai yang kedua.”

“Jangan salah paham, ambisi kami adalah mengejar tim di depan kami. Saat ini City menjalani musim yang fantastis, mereka memiliki tiga atau empat musim yang luar biasa, dan kami tahu tantangan di depan kami. Tapi kami harus menerimanya. Para pemain harus benar-benar menerima itu dengan pengorbanan yang harus mereka lakukan dan pekerjaan yang harus mereka lakukan. Darah, keringat dan air mata harus disingkirkan karena ini adalah liga terbaik di dunia dan liga tersulit di dunia.”